WhatsApp Icon
SATU UNIT RUMAH SEORANG PENSIUNAN GURU LUDES AKIBAT AMUKAN SI JAGO MERAH

Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Enrekang melakukan penyaluran bantuan kepada korban bencana kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah seorang pensiunan guru yakni bapak Suhada. S.Pd di Desa Bolang Kecamatan Alla. Jumat 17 Juli 2026

Bantuan diserahkan oleh Bupati Enrekang didampingi ketua BAZNAS Kab. Enrekang dr. Siswandi Mazmur. M.Si beserta pimpinan. Turut serta pula beberapa dari unsur Pemerintah Daerah terkait seperti Dinas Sosial, BPBD, Ketua Tim PKK beserta rombongan, Camat Alla, Kepala Desa, UPZ Kec. Alla dan Anggeraja, komunitas masyarakat dan tokoh masyakat menyaksikan penyaluran bantuan tersebut. 

Dalam sambutannya Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga menyampaikan rasa duka yang mendalam apa yang telah menimpah pak suhada bersama keluarga. Semoga Allah SWT memberikan kesabaran dan ketabahan dan diberikan pengganti yang lebih baik lagi. Di akhir sambutannya beliau berharap kepada Pemerintah Kecamatan dan Desa agar segera membantu pak suhada bersama masyarakat agar rumahnya segera diperbaiki dan kepada masyarakat dihimbau agar tetap waspada di musim kemarau yang melanda saat ini.

Ditempat yang sama Ketua BAZNAS Kab.Enrekang dalam sambutannya tidak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Enrekang dimanapun berada yang telah ikhlas menunaikan sebagian hartanya ke BAZNAS semoga apa yang ditunaikan akan mendapatkan pahala dan berkah serta menjadi amal jariyah Aamin. tutupnya 

 

18/07/2026 | Kontributor: admin baznas
Bedah Rumah: Di Gubuk Bekas Kandang Kambing, Baznas Datang Membawa Keajaiban

ni mengingatkan kita bahwa kebahagiaan kadang hanya bernama makanan yang cukup dan sebuah rumah yang layak.

Di Kampung Cece, Desa Sumillan, Kabupaten Enrekang, seorang lelaki renta berusia 74 tahun menunggu datangnya sebuah mimpi yang telah ia pelihara bertahun-tahun. Namanya Muhammad Nasrullah.

Usianya telah senja. Rambutnya memutih. Langkahnya tak lagi sekuat dulu. Namun satu hal yang tetap hidup dalam dirinya adalah harapan memiliki rumah sederhana untuk menghabiskan sisa usia.

 

Sejak istrinya wafat pada tahun 2006, hidup Nasrullah berubah.

“Saya tidak sanggup menahan kesedihan kalau pulang ke rumah dan tidak melihat istriku,” tuturnya pelan, mengenang luka yang masih tersimpan di sudut hati.

Karena itulah rumah yang menjadi saksi perjalanan hidup mereka akhirnya dijual. Ia sempat menumpang di rumah kerabat. Namun sebagai seorang lelaki yang terbiasa mandiri, ia tak ingin selamanya bergantung kepada orang lain.

Pilihan hidup membawanya ke sebuah gubuk tua, bekas kandang kambing yang berdiri di kebunnya sendiri. Di sanalah ia berteduh dari panas dan hujan. Di sanalah ia menjalani hari-hari panjang seorang diri.

Namun jauh di dalam hati, Nasrullah tidak pernah berhenti bermimpi.

Ia pernah mengumpulkan kayu sedikit demi sedikit. Tiang-tiang rumah masa depan telah disiapkan. Ia berharap suatu hari bisa membangun rumah sederhana yang layak dihuni.

“Iya, saya sudah punya tiang kayu untuk buat rumah di sini. Tapi tidak ada uang. Terlalu lama menunggu, bertahun-tahun, akhirnya kayu itu lapuk dimakan usia,” katanya.

Mimpi itu nyaris ikut lapuk bersama kayu-kayu yang disimpan.

Kepala Desa Sumillan, Sudirman, membenarkan cerita tersebut.

“Sudah lama beliau ingin membangun rumah. Bahkan kayu untuk rumahnya sudah tersedia. Kalau ada bantuan dari BAZNAS, rumah itu sebenarnya bisa segera berdiri,” ujarnya.

Kabar tentang kondisi Muhammad Nasrullah akhirnya sampai ke telinga BAZNAS Kabupaten Enrekang.

Pada 10 Juni lalu, saat menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran Pasar Agro Sumillan, jajaran BAZNAS sekaligus melakukan verifikasi langsung ke lokasi tempat tinggal Nasrullah.

Respon cepat pun dilakukan.

Dua hari kemudian, tim Layanan Aktif BAZNAS turun melakukan asesmen lanjutan sebelum diputuskan dalam rapat pleno pimpinan.

Bagi BAZNAS Enrekang, setiap bantuan harus melalui proses yang terukur dan tepat sasaran. Informasi dari masyarakat diverifikasi, koordinasi dilakukan dengan pemerintah setempat, lalu bantuan disalurkan secara cepat.

Namun bantuan tidak berhenti pada angka dan nominal.

Semangat yang ingin dibangun adalah gotong royong.

Karena rumah yang akan dibangun untuk Muhammad Nasrullah bukan hanya rumah miliknya, melainkan simbol kepedulian bersama.

Di tanah Massenrempulu, nilai itu dikenal dengan istilah Tobana—tolong-menolong, bantu-membantu, dan saling menguatkan dalam kebaikan.

Kini secercah cahaya mulai menyinari hari-hari Nasrullah.

Rumah yang selama bertahun-tahun hanya hidup dalam angan perlahan akan menjadi kenyataan.

Padahal selama ini, lelaki tua itu dikenal sebagai sosok yang teguh menjaga ibadah. Magrib, Isya, dan Subuh hampir tak pernah ia lewatkan tanpa berjamaah di masjid. Hanya Zuhur dan Asar yang kadang membuatnya terlambat karena kesibukan mengurus kebun.

Melihat keteguhan itu, Pimpinan BAZNAS Enrekang, Baharuddin, menyampaikan pesan yang menenangkan.

“Tidak usah susah hati, Ambe. Tenang saja. Jaga ibadah. Insya Allah rumah akan segera kita bangun,” katanya.

Mendengar kabar tersebut, wajah Nasrullah tampak berbinar.

“Saya sangat bersyukur. Siapa yang tidak suka mendapat bantuan seperti ini,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

BAZNAS Enrekang telah mengalokasikan bantuan stimulan senilai Rp15 juta untuk pembangunan rumah layak huni tersebut. Namun lebih dari itu, yang sedang dibangun sesungguhnya adalah harapan.

Harapan bahwa tidak ada warga yang dibiarkan menua dalam kesendirian.

Harapan bahwa kepedulian masih hidup di tengah masyarakat.

Dan harapan bahwa di ujung senja kehidupan Muhammad Nasrullah, akan berdiri sebuah rumah sederhana yang bukan hanya terbuat dari kayu dan dinding, tetapi juga dari cinta, doa, serta gotong royong banyak orang.

Sebab setiap manusia berhak memiliki tempat pulang.

Dan bagi Muhammad Nasrullah, penantian panjang itu kini hampir berakhir.

21/06/2026 | Kontributor: bidang pendistribusian
Air Mata di Tengah Puing, BAZNAS Enrekang Turunkan Rp89 Juta untuk Korban Kebakaran

Di antara sisa arang dan dinding yang telah rata dengan tanah, masih ada suara yang tak benar-benar hilang: suara harapan. Harapan itu kembali dihidupkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS Kabupaten Enrekang) yang menyalurkan bantuan kebakaran senilai Rp89 juta kepada 13 kepala keluarga yang menjadi korban musibah di Kabupaten Enrekang.

 

Bantuan itu bukan sekadar angka. Ia hadir seperti pelukan di tengah malam yang dingin bagi mereka yang baru saja kehilangan rumah, usaha, dan sebagian hidupnya dalam sekejap api yang melalap tanpa ampun.

 

Penyaluran dilakukan di tiga titik berbeda: Pasar Agro Sumillan Kecamatan Alla, Kecamatan Baroko, serta Dusun Buntu Ampang, Desa Baroko. Di setiap titik, wajah-wajah lelah para korban menyimpan cerita yang sama—tentang api yang datang tiba-tiba, tentang jerit yang tak sempat menyelamatkan banyak barang berharga.

 

Di Pasar Agro Sumillan, sembilan kepala keluarga menerima bantuan dengan total Rp49 juta. Nama-nama seperti Muhammad Rusli, Hasmi, Jabir, hingga Badaria kini kembali disebut bukan dalam daftar kehilangan, tetapi dalam daftar yang mencoba bangkit.

“Masing-masing korban mendapatkan bantuan yang bervariasi, antara Rp5 juta hingga Rp7 juta. Kebakaran sudah terjadi sejak 13 Mei 2026, tapi baru saat ini bisa kami salurkan,” ujar Pimpinan BAZNAS Enrekang, Ilham Kadir, dengan suara yang nyaris tenggelam oleh suasana haru di lokasi.

 

Di Tongko, Kecamatan Baroko, dua keluarga lain—Pole dan Irsal—yang rumahnya hangus pada 30 Mei 2026, menerima bantuan masing-masing Rp10 juta. Kini, keduanya masih bertahan di tenda sederhana di samping puing rumah mereka, menatap hari depan yang belum pasti.

 

“Kami juga mendorong gotong royong masyarakat sekitar agar para mustahik tidak menghadapi ini sendirian,” kata Ilham.

 

Sementara itu, di Dusun Buntu Ampang, dua keluarga lain yang telah lama menanggung luka sejak kebakaran tahun lalu juga akhirnya mendapat perhatian yang sama, masing-masing menerima Rp10 juta.

 

Di balik penyaluran bantuan itu, tersimpan kisah lebih dalam tentang bagaimana zakat, infak, dan sedekah menjadi jembatan antara yang mampu dan yang sedang jatuh dalam ujian hidup. Dana tersebut disebut berasal dari pengumpulan ZIS masyarakat, termasuk sisa dana tahun sebelumnya.

 

“Hari ini total Rp89 juta kami salurkan untuk 13 KK. Semoga ini menjadi penguat untuk mereka memulai kembali,” tutur Ilham.

 

Di tengah perjalanan lembaga ini, ada juga catatan masa lalu yang tak dihindari. Namun bagi para korban di lapangan, semua itu tidak lagi penting. Yang lebih mereka rasakan hari ini adalah kehadiran, kepedulian, dan tangan yang kembali merangkul mereka dari keterpurukan.

 

Dan di antara puing-puing yang masih hangat oleh luka, ada satu hal yang perlahan tumbuh kembali: keyakinan bahwa hidup belum benar-benar selesai.

12/06/2026 | Kontributor: Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
BAZNAS Enrekang Pantau Penerima Beasiswa Cendekia di Kampus UNIMEN,Ini yang Dievaluasi

Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang, Dr Ilham Kadir, turun langsung melakukan monitoring terhadap para penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) di lingkungan Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN).

Kegiatan yang digelar baru-baru ini di kampus UNIMEN tersebut merupakan agenda rutin bulanan yang dirancang untuk memantau perkembangan mahasiswa binaan. Tak sekadar memberikan bantuan finansial, BAZNAS juga ingin memastikan para penerima beasiswa aktif mengikuti berbagai program pendampingan.

Dalam monitoring itu, para mahasiswa dievaluasi terkait keaktifan mereka mengikuti sejumlah kegiatan yang menjadi bagian dari program beasiswa. Salah satu poin yang dinilai adalah tingkat kehadiran dalam kegiatan pembinaan dan monitoring yang dilaksanakan secara berkala.

Dr Ilham Kadir menegaskan, penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar menerima bantuan Pendidikan. Mereka wajib berkontribusi dalam kampanye literasi zakat, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Para penerima beasiswa diwajibkan berkontribusi dalam kampanye literasi zakat serta terus meningkatkan kualitas diri, baik dari sisi akademik maupun pengembangan karakter,” ujar Ilham dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Pada kesempatan yang sama, Ilham Kadir juga membawakan kajian bertema “Manajemen Waktu dan Produktivitas”. Tema ini merupakan materi pembinaan yang diterapkan secara nasional kepada seluruh penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS di Indonesia.

Menurut Ilham, materi tersebut sangat penting untuk membantu mahasiswa mengatur waktu secara efektif. Dengan manajemen waktu yang baik, produktivitas dalam menjalani aktivitas akademik maupun organisasi diharapkan bisa meningkat.

Tak hanya monitoring dan kajian, BAZNAS juga membagikan jaket khusus kepada para penerima BCB. Jaket tersebut merupakan atribut resmi yang diberikan oleh BAZNAS RI kepada mahasiswa penerima beasiswa.

Ilham Kadir yang diketahui merupakan alumni Program Kaderisasi Seribu Ulama BAZNAS RI mengaku memahami betul pentingnya pembinaan berkelanjutan. Ia pernah merasakan langsung dinamika kegiatan yang harus diikuti, termasuk penyusunan laporan hingga pelaksanaan program yang telah diagendakan.

Ilham berharap program Beasiswa Cendekia BAZNAS dapat memberikan manfaat besar bagi mahasiswa. Program ini dinilai tidak hanya membantu meringankan biaya pendidikan, tetapi juga meningkatkan kapasitas diri penerima.

Semoga program ini terus memberikan manfaat. Inilah makna keberkahan zakat, yakni membantu mahasiswa kita dalam meringankan beban kuliahnya sekaligus mempersiapkan generasi yang lebih berkualitas,” tuturnya.

Melalui program ini, para mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang aktif menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan literasi zakat di tengah masyarakat. 
02/06/2026 | Kontributor: Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
BAZNAS Enrekang Ajak Masyarakat Berkurban Melalui Lembaga Resmi,Pastikan Sesuai Syariat dan Tepat Sasaran

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang mengajak masyarakat untuk menunaikan ibadah kurban melalui lembaga resmi yang amanah dan terpercaya.

Ajakan tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan Baznas Enrekang, Dirhamza, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (5/5/2026).

Menurut Dirhamza, ibadah kurban tidak hanya sekadar menyembelih hewan, tetapi juga memastikan seluruh prosesnya berjalan sesuai dengan syariat Islam serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kurban bukan hanya tentang beribadah, tapi juga memastikan setiap prosesnya tepat sesuai syariat. Mulai dari pemilihan hewan hingga penyalurannya harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui Baznas, masyarakat tidak perlu khawatir karena seluruh proses kurban dilakukan secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.

Dirhamza juga mengimbau masyarakat untuk memilih hewan kurban terbaik serta menyalurkannya melalui lembaga yang amanah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh para penerima yang berhak.

Pilih hewan terbaik, salurkan melalui yang amanah, dan pastikan manfaatnya sampai ke mereka yang membutuhkan,” tambahnya.

Sebelumnya, Baznas Enrekang juga telah melaksanakan pelatihan bagi panitia kurban terkait syarat dan ketentuan hewan kurban sesuai syariat Islam. Hal ini dilakukan untuk memastikan proses pelaksanaan kurban berjalan dengan baik, benar, dan sesuai aturan.

05/05/2026 | Kontributor: Bidang pengumpulan BAZNAS Enrekang

Berita Terbaru

BAZNAS ENREKANG SALURKAN 50 POUCH DAGING DAM HAJI 2025 KEPADA PANTI ASUHAN ASHABUL KAHFI HIDAYATULLAH
BAZNAS ENREKANG SALURKAN 50 POUCH DAGING DAM HAJI 2025 KEPADA PANTI ASUHAN ASHABUL KAHFI HIDAYATULLAH
Enrekang, 15 Oktober 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang kembali menjalankan amanah dari jamaah haji Indonesia dengan menyalurkan paket daging Dam Haji dalam kemasan siap saji. Penyaluran perdana ini dilakukan di Panti Asuhan Ashabul Kahfi Hidayatullah yang berlokasi di Buntu Sugi, Kecamatan Alla. Sebanyak 50 pouch daging kambing Dam Haji diserahkan secara simbolis oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Enrekang, Bapak Baharuddin, kepada pihak panti dan anak-anak yatim dhuafa yang menjadi penerima manfaat utama program ini. Acara penyerahan turut disaksikan oleh pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Alla. Wujud Keberkahan dari Tanah Suci Dalam sambutannya, Bapak Baharuddin menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS dengan Badan Penyelenggara Haji dan Umrah (Pusat). "Kami hadir di Pondok Santri sekaligus Panti Asuhan Hidayatullah ini membawa amanah untuk menyalurkan Kurban Dam Haji. Daging ini dikemas dalam bentuk kemasan siap saji, merupakan hasil kerjasama BAZNAS dengan Badan Penyelenggara Haji dan Umrah Pusat," ujar Bapak Baharuddin. Ia menegaskan, BAZNAS diberi tanggung jawab untuk memastikan daging Dam Haji ini sampai kepada mereka yang berhak (mustahik). Sasaran penerima manfaat meliputi kelompok yatim dhuafa, mubaligh, pendidik, dan keluarga fakir. "Insya Allah, kami memastikan distribusi ini tepat sasaran kepada penerima manfaat, seperti yatim dhuafa yang ada di panti ini. Kami berharap, ini menjadi berkah dan manfaat bagi para penerima, serta menjadi amal bagi orang-orang yang telah menunaikan Dam Hajinya," tutupnya. Penyaluran daging Dam Haji dalam bentuk olahan siap saji ini bertujuan untuk memperpanjang daya simpan, mempermudah distribusi ke pelosok daerah, dan memastikan keberkahan ibadah haji dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Enrekang. Penulis: Dwi Puspita Sari
BERITA15/10/2025 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
BAZNAS Enrekang Salurkan 50 Pouch Daging Dam Haji 2025 ke Panti Asuhan Al Mukhlisin Sudu, Kec. Alla
BAZNAS Enrekang Salurkan 50 Pouch Daging Dam Haji 2025 ke Panti Asuhan Al Mukhlisin Sudu, Kec. Alla
ENREKANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang menyalurkan bantuan daging kurban Dam Haji tahun 2025 kepada mustahik di wilayahnya. Penyaluran perdana ini menyasar anak-anak yatim dhuafa di Panti Asuhan Al Mukhlisin Sudu, Kecamatan Alla. Penyerahan bantuan sebanyak 50 pouch daging kambing olahan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 15 Oktober 2025, bertempat di lokasi panti asuhan tersebut. Bantuan diserahkan langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Enrekang, Bapak Baharuddin, dan diterima dengan sukacita oleh pihak panti asuhan. Kegiatan penyaluran ini turut disaksikan dan didukung oleh pengurus dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Alla. Dalam sambutannya, Bapak Baharuddin mngatakan "Kami dari BAZNAS Enrekang menjalankan amanah dari BAZNAS Pusat untuk menyalurkan daging kambing Dam Haji 2025. Ini dititipkan ke BAZNAS untuk disalurkan kepada kelompok masyarakat, dalam hal ini yatim dhuafa," jelas Bapak Baharuddin, merujuk pada anak-anak di Panti Asuhan Al Mukhlisin Sudu. Beliau juga menyampaikan harapannya agar bantuan daging kurban yang telah diolah dan dikemas dalam bentuk pouch ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima, terutama dalam peningkatan gizi anak-anak panti. Pihak Panti Asuhan Al Mukhlisin Sudu menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan rutin yang diberikan BAZNAS Enrekang, menegaskan bahwa bantuan pangan bergizi ini sangat meringankan beban operasional panti. Penyaluran ini merupakan bagian dari program pendistribusian BAZNAS Enrekang untuk memastikan dana zakat dan kurban tersalurkan secara tepat sasaran.
BERITA15/10/2025 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
Keluarga Almarhum Aldi Oktavian, Siswa MBS yang Tenggelam, Terima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS Enrekang
Keluarga Almarhum Aldi Oktavian, Siswa MBS yang Tenggelam, Terima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS Enrekang
ENREKANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang menyalurkan bantuan program bedah rumah senilai Rp 15.000.000 (lima belas juta rupiah) kepada keluarga almarhum Aldi Oktavian. beralamat di Desa Mandalan, Kecamatan Curio, Kabupaten Enrekang. Almarhum Aldi Oktavian adalah pelajar Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Boarding School (MBS) Enrekang yang meninggal dunia akibat musibah tenggelam di Sungai Saddang, Enrekang, pada 9 Oktober 2025 lalu. Bantuan ini digulirkan BAZNAS setelah diketahui kondisi keluarga almarhum yang tergolong miskin (kurang mampu) dan tinggal di hunian yang sangat memprihatinkan serta tidak layak huni. Berdasarkan laporan di lokasi, kondisi rumah keluarga almarhum sudah dalam keadaan miring dan nyaris roboh. Untuk mencegah keruntuhan total, bangunan tersebut harus ditopang menggunakan banyak tiang bambu. Kondisi tersebut diperparah dengan lokasi rumah yang sulit dijangkau. Akses masuk menuju kediaman mereka harus melewati area kebun. Selain itu, rumah tersebut berada di titik rawan bencana, di mana bagian atas dan bawah rumah terancam longsor. Tidak hanya berduka dan berjuang dengan kondisi ekonomi serta hunian yang rawan, keluarga ini juga menghadapi cobaan lain. Dilaporkan bahwa salah satu saudari almarhum Aldi saat ini sedang menderita penyakit gatal-gatal di sekujur tubuhnya hingga melepuh. Penyerahan bantuan bedah rumah dilaksanakan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Enrekang, Drh. H. Junwar, M.Si, di kediaman keluarga almarhum. Acara penyerahan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat dan perwakilan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Enrekang, yang turut prihatin dengan kondisi yang dialami keluarga tersebut. Drh. H. Junwar, M.Si, dalam sambutannya, menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa almarhum Aldi. Ia menegaskan bahwa bantuan senilai Rp 15 juta tersebut diharapkan dapat segera digunakan untuk memulai perbaikan rumah agar menjadi hunian yang lebih aman dan layak, terutama di tengah duka dan kondisi sakit yang dialami anggota keluarga lainnya. Menurut pemerintah setempat rumah tersebut akan di pindahkan ke tempat yang dekat dari pemukiman warga Pihak keluarga, dengan penuh haru, menerima bantuan tersebut dan mengucapkan terima kasih tak terhingga atas kepedulian BAZNAS Enrekang dan seluruh pihak yang telah membantu meringankan beban berat yang mereka pikul. Penulis: Siti Zaqiya Awlia
BERITA11/10/2025 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
Klinik Pratama BAZNAS Enrekang Gelar Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Ponpes
Klinik Pratama BAZNAS Enrekang Gelar Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Ponpes
Enrekang, BAZNAS – Klinik Pratama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Enrekang menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan menyelenggarakan kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi santri serta pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfizh Qur’an Preneur AQTIF Internasional Malino. Kegiatan ini dilaksanakan beberapa waktu lalu di ponpes yang terletak di Desa Batu Mila, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Sabtu (04/10/2025) Basruddin, Kepala Lembaga Klinik Pratama BAZNAS Enrekang, dalam pernyataannya menekankan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dukungan bagi kesehatan komunitas pesantren. Tujuannya adalah untuk memberikan edukasi sekaligus layanan kesehatan dasar. Kami berharap dengan adanya penyuluhan dan pemeriksaan ini, kesehatan para santri dan pengelola pondok dapat terjaga dengan baik serta pencegahan terhadap penyakit yang sering muncul di lingkungan pesantren dapat dilakukan secara efektif,” ujar Basruddin.(Tim.JTV.Jurnal.Tivi.com)
BERITA04/10/2025 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
Bupati Enrekang dan BAZNAS Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Baroko
Bupati Enrekang dan BAZNAS Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Baroko
Bupati Enrekang, Muhammad Yusuf Ritangnga, bersama Tim Tanggap Bencana BAZNAS Enrekang menyalurkan bantuan kedaruratan bagi korban kebakaran di Dusun To’ Tallang, Desa Benteng Alla Utara, Kecamatan Baroko, Jumat (3/10/2025). Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Atto, warga yang rumahnya habis dilalap api pada Selasa (23/9/2025) sekitar pukul 11.30 WITA. Peristiwa kebakaran itu menghanguskan seluruh bangunan rumah hingga rata dengan tanah.Bupati Yusuf Ritangnga menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menimpa warganya. Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Enrekang menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa Bapak Atto dan keluarga. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban yang dialami dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujar Yusuf Ritangnga. Sementara itu, Ketua Tim Tanggap Bencana BAZNAS Enrekang, Mursyid Saleh Mallappa, menegaskan komitmen pihaknya untuk hadir mendampingi masyarakat yang tertimpa musibah secara tiba-tiba. (syafar.jurnaltv.com)
BERITA03/10/2025 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
BAZNAS Enrekang Salurkan Bantuan RTLH Senilai Rp 45 Juta untuk Tiga Warga di Kecamatan Bungin, Salah Satu Penerima Meneteskan Air Mata Haru
BAZNAS Enrekang Salurkan Bantuan RTLH Senilai Rp 45 Juta untuk Tiga Warga di Kecamatan Bungin, Salah Satu Penerima Meneteskan Air Mata Haru
ENREKANG, 24 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang kembali menyalurkan bantuan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diserahkan kepada tiga kepala keluarga di dua desa di Kecamatan Bungin, pada Rabu (24/9/2025). Ketiga penerima manfaat tersebut mendapatkan bantuan senilai masing-masing Rp 15 juta, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 45 juta. Rincian penerima bantuan tersebut Du'du, warga Dusun Salo Katapi, Desa Banua, Kec. Bungin. Limun, warga Dusun Annung, Desa Banua, Kec. Bungin. Dulumin, warga Dusun Sawitto, Desa Sawitto, Kec. Bungin. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Enrekang, Kadir Lesang. Penyerahan ini juga disaksikan oleh aparat pemerintah setempat, termasuk Sekretaris Desa Banua, serta Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Bungin, Sari. Dalam kesempatannya, Kadir Lesang menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki (pembayar zakat) di Kabupaten Enrekang yang dikelola BAZNAS untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya mustahik (penerima zakat). Program RTLH ini adalah salah satu program prioritas BAZNAS untuk memastikan saudara-saudara kita memiliki hunian yang lebih layak dan sehat. Kami berharap bantuan senilai Rp 15 juta per keluarga ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbaiki bagian rumah yang paling mendesak, jelas Kadir Lesang. Momen Haru Limun, Air Mata Syukur Setelah Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Lapuk Ia mengaku terharu karena sudah sekian lama menghuni rumah yang kondisinya lapuk dan tidak layak huni. Bantuan dari BAZNAS ini menjadi jawaban atas doa dan harapannya untuk dapat tinggal di rumah yang lebih aman. Penulis: Siti Zasqiya Awlia
BERITA24/09/2025 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
BAZNAS Enrekang Berangkatkan 60 Orang Peserta Life Skill Dari Keluarga Tidak Mampu
BAZNAS Enrekang Berangkatkan 60 Orang Peserta Life Skill Dari Keluarga Tidak Mampu
Badan Amil Zakat Nasional( BAZNAS) Enrekang memberangkatkan 60 orang anak muda dari berbagai pelosok desa mengikuti pelatihan life skill selama sebulan di tiga tempat. Pelepasan ini dilakukan dihalaman kantor Baznas Enrekang, jalan Jend. Sudirman no. 08 Enrekang, pada Hari Minggu (14/9/25). Baharuddin, Wakil Ketua II bidang pendistribusian dan pendayagunaan BAZNAS Enrekang mengatakan mereka akan di sebar di tiga tempat pelatihan yaitu 40 orang LPK Mecha Palopo untuk mengikuti pelatihan Escavator, Wheel Laoder, Mekanik dan Dum Truck, 10 orang ditempatkan di LPK NZ Skil Maros mengikuti pelatihan Escavator dan 10 orang di LPTM Makassar juga mengikuti pelatihan Escavator. Mereka yang mendapatkan bantuan dari BAZNAS Enrekang ini telah melalui berbagai tahap seleksi dan verifikasi agar bantuan yang diberikan tersebut tepat sasaran. Sekitar sebulan yang lalu, BAZNAS Enrekang juga telah memberangkatkan 40 orang dari keluarga tidak mampu untuk mengikuti pelatihan Life skill di LPK Mheca Palopo. Sebelum berangkat, Baharuddin memberikan penjelasan seputar aturan ditempat pelatihan yang mutlak harus di patuhi oleh seluruh peserta. Aturan tersebut adalah otoritas LPK masing-masing, sehingga seluruh peserta wajib menaati. Bahar juga mengingatkan agar sesama peserta harus kompak saling menolong dan membantu satu sama lain. “Setelah tiba ditempat pelatihan kita harus membuang ego kita masing-masing. Kita harus saling menghargai, menjaga perasaan sesama peserta, tidak baper dan tidak mudah emosi. Ini harus kita jaga, karena kita tinggal dalam satu asrama. Kalian di kampung orang adalah saudara, jaga sopan santun, jaga tata Krama, jaga akhlak, jaga attitude kita. Ingat tujuan utama kalian berangkat pelatihan, yaitu ingin menimbah ilmu dan mengasah skill kalian. Gunakan waktu sebaik mungkin untuk belajar, semoga kalian kelak dapatkan apa yang kalian cita-citakan”. Kata Baharuddin. Perlu diketahui, baru-baru ini Bupati Enrekang H. Muh Yusuf Ritangnga menyerahkan bantuan dari BAZNAS Enrekang kepada 60 peserta life Skill angkatan ke 2. Bantuan tersebut diserahkan Bupati Enrekang secara simbolis kepada salah satu Mustahik perwakilan peserta life Skill atas nama Ahmad Amin warga Patonjok, Desa Tongkonan Basse, Kecamatan Masalle. Total bantuan dari BAZNAS Enrekang untuk peserta life Skill yang diserahkan Bupati bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw adalah Rp 300.000.000. Untuk itu, Wakil Ketua II Bidang Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Enrekang meminta agar kesempatan ini di manfaat sebaik mungkin oleh para peserta. Dari 250 peserta yang mendaftar, hingga tahap ke II yang diberangkatkan BAZNAS adalah 100 orang. Mereka yang telah mengikuti pelatihan pada tahap pertama di LPK Mheca Palopo sudah ada yang diterima bekerja di Perusahaan atas nama [15/9 13.23] IMAM BAZNAS: Muh. Hardiansyah Anugerah, asal dari Kelurahan Kalosi, Kecamatan Alla. Muh. Hardiansyah di terima disalah satu Perusahaan di Tarakan, Kalimantan Utara. (Sry-Upeks).
BERITA15/09/2025 | Bidang Pendayagunaan BAZNAS Enrekang
40 Warga di Dusun Terpencil Merasakan Manfaat Klinik Gratis Baznas
40 Warga di Dusun Terpencil Merasakan Manfaat Klinik Gratis Baznas
Enrekang, BAZNAS – Baznas Enrekang kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat. Melalui Klinik Pratama Baznas, mereka menggelar pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga di Dusun Datte, Desa Rampunan, Kecamatan Masalle, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini disambut dengan sangat antusias oleh warga setempat. Sejak pagi, masyarakat sudah berdatangan ke lokasi. Mereka rela antre untuk mendapatkan layanan kesehatan tersebut. Tercatat ada 40 orang pasien yang mengikuti pemeriksaan ini. “Kami sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan gratis dari Baznas. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat,” ujar salah seorang warga yang ikut memeriksakan kesehatannya. Sementara itu, Kepala Klinik Pratama Baznas Enrekang, Basruddin menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan ini adalah bagian dari program rutin yang menyasar masyarakat di pelosok desa. “Kami ingin memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga, terutama bagi mereka yang jauh dari fasilitas kesehatan atau memiliki keterbatasan biaya,”ucapnya, senin (8/9/2025) (syafar.jurnal.tivi.com)
BERITA08/09/2025 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
Bupati Enrekang Serahkan Bantuan BAZNAS Secara Simbolis Kepada Lima Orang Mustahik
Bupati Enrekang Serahkan Bantuan BAZNAS Secara Simbolis Kepada Lima Orang Mustahik
ENREKANG, — Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga menyerahkan secara simbolis bantuan program Enrekang peduli, Enrekang sehat, Enrekang sejahtera dan Enrekang cerdas dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Enrekang di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Senin (8/9/25). Penyerahan bantuan tersebut bertepatan dengan acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. Bupati bersama Ketua DPRD dan unsur Forkopimda, Ketua dan unsur Pimpinan Baznas Enrekang menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada lima orang perwakilan penerima bantuan masing-masing program yakni program bedah rumah atas nama Suharni warga Bampu, Desa Karueng, Kecamatan Enrekang dan Ahmad, penjaga sekolah SMP Negeri 2 Enrekang. Program Enrekang sehat atas nama Ismail menerima bantuan pengobatan tunggakan BPJS, warga Matua, Kelurahan Buntu Sugi, Kecamatan Alla dan Tajuddin yang saat ini masih menghuni rumah singgah BAZNAS. Program Enrekang sejahtera atas nama Ahmad Amin penerima bantuan life Skill warga Patonjok, Desa Tongkonan Basse, Kecamatan Masalle dan program cerdas atas nama Aldi Mahasiswa Unhas asal Lembong, Desa Ranga, Kecamatan Enrekang. Bupati Yusuf Ritangnga berharap bantuan tersebut bermanfaat bagi penerima dan dapat membantu meringankan beban warga tidak mampu. Bupati juga berharap kedepan BAZNAS lebih banyak lagi menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dan tepat sasaran. Perlu diketahui Bulan Januari hingga Agustus 2025 BAZNAS Enrekang telah menyalurkan bantuan Program Enrekang Peduli untuk bedah rumah sebanyak 32 rumah dengan total anggaran Rp 460. 000.000. Program Peduli untuk bantuan kebakaran sebanyak 9 kasus dengan total bantuan Rp 89.000.000. Program Enrekang sehat yaitu pengobatan sebanyak 53 orang dengan total bantuan Rp 181.000.000. Program Enrekang sejahtera untuk Life Skill sebanyak 60 orang dengan total bantuan Rp 300.000.000 dan Program Enrekang cerdas sebanyak 236 orang dengan total bantuan sebesar Rp 420.133.000. Ketua BAZNAS Enrekang drh. H. Junwar mengatakan bantuan yang diberikan BAZNAS Enrekang berasal dari Masyarakat Enrekang yang peduli dan mempercayakan zakat, infaq dan sedekahnya kepada BAZNAS Enrekang untuk disalurkan kepada masyarakat kurang mampu. Ketua BAZNAS Enrekang berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat dan dapat membawa masyarakat tidak mampu keluar dari permasalahannya serta dapat mandiri secara ekonomi dikemudian hari. (UPKS co.id Sry)
BERITA08/09/2025 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
Baznas Enrekang Bedah Rumah Warga Desa Paladang.
Baznas Enrekang Bedah Rumah Warga Desa Paladang.
ENREKANG,-Indo Gasang (66), warga Desa Paladang, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, kini bisa bernapas lega. Rumah reot yang ia tempati selama puluhan tahun kini berdiri kokoh dan nyaman, berkat bantuan dari Baznas Kabupaten Enrekang. Saat ditemui di rumah barunya, Selasa (12/8/2025), Indo Gasang mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. “Puluhan tahun saya tinggal di rumah yang kondisinya tidak layak. Meski tetap bersyukur, sekarang rumah saya sudah berdiri kokoh. Terima kasih kepada Baznas, pemerintah desa, dan warga yang ikut membantu. Rumah saya sekarang lebih baik dan lebih luas,” ucapnya dengan penuh haru. Kepala Desa Paladang, Anwar, juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu warganya. Kami berterima kasih kepada Baznas Enrekang, Pemerintah Daerah, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati, atas kepeduliannya kepada masyarakat kami,” ujarnya. Sebelumnya, Baznas Enrekang telah menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp15 juta untuk program bedah rumah Indo Gasang. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan Baznas Enrekang, Ilham Kadir. (kabar_kita.basir.co.id)
BERITA13/08/2025 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
Selama Berobat Jalan, Bayi Penderita Gizi Buruk Dan Ibunya Dapat Bantuan Baznas Enrekang
Selama Berobat Jalan, Bayi Penderita Gizi Buruk Dan Ibunya Dapat Bantuan Baznas Enrekang
ENREKANG, — Sudah hampir sebulan Danti bersama putrinya tinggal di rumah singgah BAZNAS Enrekang. Danti terpaksa harus tinggal di rumah singgah yang disiapkan BAZNAS Enrekang karena putrinya yang bernama Sulviana penderita gizi buruk harus menjalani pemeriksaan rutin. Sulviana yang baru berumur 7 bulan ini didiagnosa menderita gizi buruk dan harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Maspul Enrekang. Warga Dusun Nating, Desa Sawitto, Kecamatan Bungin, Kabupaten Enrekang ini bahkan pernah menjalani rawat inap selama tiga Minggu di RSUD Maspul. Selain itu, Sulviana masih harus menjalani rawat jalan sekali dalam satu Minggu. Untuk mempermudah proses penyembuhan tersebut, Danti dan anaknya harus mencari tempat tinggal sementara di Enrekang, karena kampungnya sangat jauh dan tak dapat dijangkau oleh kendaraan. Kehadiran rumah singgah BAZNAS Enrekang sangat membantu Danti dan putri yang harus kontrol sepekan sekali. Danti sangat berterima kasih kepada BAZNAS Enrekang yang telah memberikan perhatian kepada Putrinya yang saat ini berat badannya mulai membaik dari 2400 gram ketika pertama kali masuk Rumah Sakit sekarang sudah naik menjadi 3,860 gram. ” Terima kasih kepada Bapak Pimpinan Baznas Enrekang sudah bantu kami banyak hal. Mulai dari bantuan biaya hidup kami sampai tempat tinggal kami selama anak saya berobat jalan. Terimakasih banyak BAZNAS Enrekang”. Kata Danti. Bantuan BAZNAS untuk Sulviana hingga saat ini sudah mencapai 10 jutarupiah diberikan secara bertahap untuk keperluan sehari-hari Danti dan putrinya selama berada di rumah singgah. Di rumah singgah ini Danti dan anaknya diperlakukan sangat baik oleh Pimpinan Baznas dan jajarannya. Setiap saat ibu dan anak dari keluarga kurang mampu ini selalu di kunjungi secara bergantian oleh Pimpinan Baznas dan jajarannya. Selama berada di rumah singgah BAZNAS, Danti dan anaknya dianggap sebagai keluarga mereka. Selama menjalani perawatan Sulviana juga di jenguk oleh Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangnga dan Ketua TP PKK Kabupaten Enrekang Ny. Hj. Ratnawati Yusuf Ritangnga. Bupati dan Ibu Bupati juga memberikan bantuan kepada Danti dan anaknya. Kini Sulviana sudah berangsur membaik. Berat badannya pun terus bertambah. Keberadaan Danti dan anaknya juga mendapat perhatian dan atensi dari Dinas Kesehatan dan RSUD Maspul Enrekang.(Sry.UPKS.co.id)
BERITA25/06/2025 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
Program Rutin Klinik Pratama BAZNAS Enrekang Disambut Baik Warga dan Pemerintah Desa Kaluppini
Program Rutin Klinik Pratama BAZNAS Enrekang Disambut Baik Warga dan Pemerintah Desa Kaluppini
Enrekang, BAZNAS – Klinik Pratama BAZNAS Kabupaten Enrekang kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui kegiatan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan ini merupakan salah satu program rutin dari Klinik Pratama BAZNAS yang bertujuan untuk memberikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Layanan pemeriksaan kesehatan gratis kali ini dilaksanakan di aula kantor Desa Kaluppini, tepatnya di Dusun Kajao, Kecamatan Enrekang, pada Rabu (28/5/2025). Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah desa maupun masyarakat setempat. Salah satu personel Klinik Pratama BAZNAS, Ansar Sattu, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi, terutama dari kalangan lanjut usia (lansia) yang memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. “Alhamdulillah kegiatan ini diterima dengan sangat baik oleh pemerintah desa dan masyarakat. Mereka sangat antusias, khususnya para lansia yang memang membutuhkan perhatian khusus terhadap kesehatannya,” ujar Ansar. (syafar.jutnal.Tivi.com)
BERITA07/06/2025 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
Baznas Bantu Bedah Rumah, Indo Gasang Terharu Hingga Menangis di Balik Hijab
Baznas Bantu Bedah Rumah, Indo Gasang Terharu Hingga Menangis di Balik Hijab
Enrekang, – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang kembali menyalurkan bantuan program bedah rumah kepada warga yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Indo Gasang (66-tahun), seorang lansia yang tinggal sendirian di rumah tidak layak huni di Dusun Marassi, Desa Paladang, Kecamatan Maiwa. Bantuan sebesar Rp15 juta diserahkan langsung oleh Pimpinan Baznas Enrekang, Dr. Ilham Kadir, didampingi oleh Kepala Desa Paladang, staf Baznas, Ketua UPZ Maiwa, serta warga setempat. Indo Gasang diketahui hidup dalam kondisi memprihatinkan. Ia tinggal seorang diri di rumah yang hampir seluruh bangunannya sudah lapuk dan tidak layak huni karena dimakan usia. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja, Indo Gasang bekerja sebagai buruh tani meski usianya sudah lanjut. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ilham Kadir menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas. “Bantuan ini kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, seperti Ibu Indo Gasang yang memang sangat layak mendapatkan rumah yang lebih baik,” ujar Ilham Kadir kepada Jurnaltivi, Sabtu (24/5/2025) di Paladang. ( syafar_jurnal tv.com)
BERITA24/05/2025 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
Bersama Pemkab, BAZNAS Enrekang Kunjungi Lokasi Kebakaran Dan Salurkan Bantuan
Bersama Pemkab, BAZNAS Enrekang Kunjungi Lokasi Kebakaran Dan Salurkan Bantuan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang menyambangi lokasi bencana kebakaran di Dusun Dante Malua, Desa Ledan, Kecamatan Buntu Batu. Kamis 8 Mei 2025. Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga menyerahkan langsung bantuan berupa uang tunai sebesar 17 juta rupiah kepada dua kepala keluarga korban kebakaran Rusi dan Asdar. Kedua korban adalah merupakan ayah dan anak. Si anak tinggal di kolong rumah yang terdampak bencana kebakaran dan juga memiliki keluarga. Penyerahan bantuan disaksikan oleh Ketua DPRD Enrekang, Ketua BAZNAS Enrekang, Dinas Sosial, BPBD, Pinca Bank Sulselbar, Camat Buntu Batu, Kepala Desa, Ketua UPZ Kecamatan Buntu Batu dan tokoh masyarakat disekitar lokasi bencana. Dalam sambutannya Bupati berharap agar keluarga Rusi dan Asdar selalu bersabar dan tetap semangat menghadapi musibah ini, Bupati juga berpesan kepada masyarakat yang hadir menyaksikan agar senantiasa waspada terhadap bencana yang selalu mengintai. Di tempat yang sama Ketua BAZNAS Enrekang mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dimanapun berada yang telah menunaikan Zakat, Infaq dan Sedekahnya di BAZNAS Kabupaten Enrekang. ” Semoga apa yang ditunaikan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dan menjadi pembersih atas harta yang kita simpan”. Kata H. Junwar. Sebelumnya Bupati juga menyerahkan secara simbolis bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni kepada dua Kepala keluarga penerima manfaat. total bantuan untuk rumah tak layak huni sebesar 30 juta. Bupati juga menyerahkan bantuan kepada 3 Kepala keluarga penerima manfaat bantuan pemasangan listrik rumah dhuafa total 6 juta yang kesemuanya adalah warga Kecamatan Buntu Batu. (Sry.UPKS.co.id)
BERITA09/05/2025 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
Nurhayati, Warga Kecamatan Maiwa Dapat Bantuan Bedah Rumah Dari BAZNAS Enrekang
Nurhayati, Warga Kecamatan Maiwa Dapat Bantuan Bedah Rumah Dari BAZNAS Enrekang
ENREKANG, BAZNAS — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Enrekang kembali menyalurkan bantuan bedah rumah kepada Ibu Nurhayati (50) Warga Dusun Kayu Bulo, Desa Ongko, Kecamatan Maiwa, Enrekang. Nurhayati adalah salah satu Mustahik yang terpilih mendapatkan program bedah rumah dari Baznas Enrekang sebesar 15 juta rupiah. Pimpinan Baznas Enrekang Dr. Ilham Kadir mengatakan bedah rumah merupakan salah satu program Baznas Enrekang yakni program bantuan rumah layak huni atau rutilahu yang umum disebut bedah rumah. Bantuan diantar langsung oleh Ilham Kadir, didampingi pegawai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Maiwa, Hamdan dan Ilyas. Penyerahan disaksikan langsung oleh Camat Maiwa, Babinsa, PLT Desa Ongko, Koordes UPZ, dan para tokoh masyarakat setempat, Kamis (17/4/2025). Ilham Kadir mengatakan bahwa permohonan ini sudah masuk sejak tahun lalu, namun karena berbagai kendala sehingga baru dapat terealisasi saat ini. “Selain itu, usulan bedah rumah ini juga menjadi permintaan dari pihak Koramil dan nanti pengerjaannya dipimpin langsung oleh rekan-rekan Babinsa.” Ujar Dosen Unimen ini. Ilham Kadir juga menyampaikan bahwa Pemerintah setempat, Camat dan Kepala Desa sangat antusias melakukan gotong royong, sehingga bedah rumah selama ini yang ada di Maiwa sangat bagus progresnya. “Kalau bedah rumah di Maiwa ini, pengalaman kami prosesnya cepat. Sebab Babinsa, UPZ, Kepala Desa, Camat, masyarakat umum turun bergotong-royong. Budaya saling bantu-membantu benar-benar terasa,” terang Sekum MUI Enrekang ini. Bantuan Baznas Enrekang dalam setiap bedah rumah lebih pada pemantik semangat masyarakat untuk selalu ingin berbagi dan sekaligus menghidupkan budaya tolong-menolong, bantu-membantu dan nasihat-menasihati yang dikenal oleh masyarakat Massenrempulu sebagai “Tobana”, tutup Ilham Kadir. (Sry.UPKS.co.id)
BERITA19/04/2025 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
Meski Sudah Libur, BAZNAS Enrekang Tetap Bekerja Sasar Fakir Miskin Jelang Lebaran
Meski Sudah Libur, BAZNAS Enrekang Tetap Bekerja Sasar Fakir Miskin Jelang Lebaran
ENREKANG, BAZNAS — Di penghujung bulan Ramadhan 1446 Hijriah ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang melakukan pendistribusian zakat, infak, sedekah, dan fidyah secara massif. Bahkan di saat kantor Pemerintah sudah mulai cuti bersama, namun aktivitas di kantor Baznas Enrekang masih tetap normal bahkan meningkat. Terlihat pada hari ini, Jumat (28/3/2025) para amil di Baznas Enrekang masih tetap melayani orang-orang yang datang membayar zakat, infak dan sedekah. Dan sebagian lainnya keluar mengangkut paket sembako untuk didistribusikan pada fakir miskin. Pimpinan Baznas Enrekang, Dr Ilham Kadir juga terlihat masih sibuk melayani para muzakki yang datang bayar zakat. “Hari ini, kami dari bagian pengumpulan maupun pendistribusian masih aktif seperti biasa, melayani para muzakki dan muatahik,” terang Sekum MUI Enrekang itu. Ia juga menyampaikan bahwa sejak pagi-pagi sudah keliling Kota Enrekang menyasar para mustahik dari golongan fakir miskin. “Kami juga baru selesai mendistribusikan paket sembako dari dana fidyah yang kami terima. Kami hanya salurkan kepada mereka yang betul-betul sangat membutuhkan,” katanya. Maisa (40), salah satu penerima paket fidyah sangat bersyukur karena ia benar-benar membutuhkan paket berisi sembako tersebut. Maisa adalah seorang janda yang ditinggal suami lima bulan lalu karena penyakit ginjal akut, dan kini harus menghidupi tiga anaknya. Padahal hanya seorang ibu rumah tangga tanpa ada penghasilan tetap. Benar-benar hanya mengharap bantuan dari berbagai pihak. “Karena itu, kami dari Baznas Enrekang datang mengantarkan bantuan di saat yang tepat. Dan jangan pernah ragu untuk menitipkan dana zakat dan fidyah pada kami sebab akan diberikan kepada yang paling membutuhkan,” kata Ilham Kadir. Adapun isi dari paket fidyah dari Baznas Enrekang adalah, beras 5 kg, susu kental manis 1 kaleng, sirup 1 botol, gula pasir 2 liter, kecap manis, minyak makan 2 liter, susu kemasan dan ikan keleng 1 buah. “Pendistribusian berbagai jenis bantuan dilakukan jelang lebaran Idul Fitri, untuk mendapatkan pahala dan keberkahan Ramadhan”, tegas Ilham Kadir. (Sry.PEKS.co.id)
BERITA30/03/2025 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
Pimpinan BAZNAS Enrekang dan Sekjen DPP HIKMA Hadiri Public Expose Membasuh Luka Palestina di Gedung DPR RI
Pimpinan BAZNAS Enrekang dan Sekjen DPP HIKMA Hadiri Public Expose Membasuh Luka Palestina di Gedung DPR RI
Pimpinan BAZNAS Enrekang dan Sekjen DPP HIKMA Hadiri Public Expose Membasuh Luka Palestina di Gedung DPR RI Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia (RI) bekerjasama dengan DPR RI menggelar Public Expose 'Membasuh Luka Palestina' di Gedung Nusantara IV DPR RI, Rabu (15/10/2025). Hadir dalam acara Public Expose tersebut adalah para tamu undangan yang mewakili lembaga nagara, organisasi, dan komunitas yang telah memberikan kontribusi terbaik dalam menggalang donasi untuk Palestina. Baznas Enrekang, masuk sebagai kategori terbaik di Indonesia, dan satu-satunya perwakilan kabupaten kota di Sulsel yang diundang dalam acara public expose tersebut. Selain itu, diundang pula Ketua DPP Himpunan Masyarakat Massenrempulu, H. Andi Rukman Nurdin, namun karena ada agenda yang bertepatan sehingga diwakili oleh Sekjend, Ophan Lamara. Tertera pula logo Pemuda DPP HIKMA sebagai salah satu komunitas pendukung kegiatan penggalangan dana untuk Palestina. Sekjend DPP HIKMA, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, terutama Pimpinan Baznas Enrekang yang aktif melakukan penggalangan donasi untuk Palestina melalui sistem digital. "Kita terus berupaya menggalang donasi kepada masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Massenrempulu di mana pun berada untuk menyisihkan sebagian rezekinya untuk saudara kita di Palestina", ujarnya di Gedung DPR RI. Sementara itu, Pimpinan Baznas Enrekang yang hadir dalam acara Public Expose di DPR RI, Ilham Kadir juga menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada segenap masyarakat Enrekang. "Kami ucapkan terima kasih kepada segenap masyarakat Enrekang yang telah menyisihkan sebagian dananya untuk Palestina, hingga saat ini, Enrekang menjadi salah satu kabupaten terbaik dalam penggalangan donasi untuk Palestina," jelas Ilham Kadir. Terbaik, bukan yang terbanyak. Terbaik karena menggunakan berbagai metode, mulai dari sistem manual, berupa celengan, atau menggunakan amplop, atau berupa donasi di tempat-tempat umum, hingga sistem digitalisasi, jelas Dosen Unimen ini. Hingga saat ini, Baznas Enrekang masih terus menggalang donasi untuk Palestina, dan telah disalurkan melalui Baznas RI sekitar 2 miliar rupiah. "Kami masih terus menerima donasi, dan kami harap dalam Bulan Ramadhan yang segera tiba ini, akan mengumpulkan lebih banyak lagi, demi membantu saudara kita di Pelestina," terang Ilham Kadir. Adanya undangan khusus untuk Pimpinan Baznas Enrekang dan Ketua DPP HIKMA, dan Pemuda HIKMA dari Baznas RI menunjukkan bahwa kolaborasi dari berbagai pihak adalah jalan terbaik untuk membantu saudara kita di Palestina.
BERITA15/01/2025 | admin baznas
PENDAMPINGAN MUALAF BAZNAS ENREKANG
PENDAMPINGAN MUALAF BAZNAS ENREKANG
BAZNAS Kabupaten Enrekang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung para mualaf untuk menjalani kehidupan sesuai ajaran Islam. Melalui program pembinaan yang dirancang secara khusus, BAZNAS Enrekang memberikan pendampingan rutin kepada para mualaf agar mereka dapat memperdalam pemahaman tentang Islam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pendampingan ini dilakukan melalui berbagai program edukasi yang meliputi pengajaran tentang dasar-dasar agama Islam, praktik ibadah, serta nilai-nilai akhlak mulia. Selain itu, BAZNAS Enrekang juga mengadakan program advokasi untuk memastikan hak-hak para mualaf terpenuhi, serta program pemberdayaan untuk membantu mereka mandiri secara ekonomi dan sosial.Melalui pendekatan yang holistik ini, BAZNAS Enrekang berupaya menjadi lembaga yang tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga menjadi pendamping spiritual yang dapat membantu para mualaf menghadapi tantangan dalam perjalanan mereka sebagai muslim baru. Para mualaf maupun masyarakat umum yang membutuhkan informasi atau ingin berkontribusi dapat menghubungi: Call Center/SMS/WA: 0811 4004 003Email: [email protected]: Jl. Jend. Sudirman No. 8, Enrekang. Dengan program-program unggulannya, BAZNAS Enrekang berharap dapat terus menjadi mitra terbaik bagi para mualaf dalam memperkuat keimanan dan menjalani kehidupan sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
BERITA09/01/2025 | admin baznas
TAUD SAQU BINAAN BAZNAS GELAR PANGGUNG TAHFIDZ JELANG LIBUR AKHIR TAHUN
TAUD SAQU BINAAN BAZNAS GELAR PANGGUNG TAHFIDZ JELANG LIBUR AKHIR TAHUN
Jelang Libur Akhir Tahun, Taud SaQu Binaan BAZNAS Enrekang Gelar Panggung Tahfizh Menghadapi libur semester dan akhir tahun, Tahfizh Anak Usia Dini (Taud) Sahabat Qur'an (SaQu) Nurul Amin Batili Enrekang menggelar acara "Panggung Tahfizh" di Aula Masjid Nurul Amin, (19/12/2024). Acara Panggung Tahfizh adalah kegiatan rutin akhir semester, yang menjadi ajang untuk melihat dan melakukan evaluasi terkait progres pembelajaran bagi anak usia dini. Mereka akan diuji terkait hafalan Al-Qur'an, berapa jumlah surah telah dihafal, standar makhraj, hingga kelancaran hafalan. Sekaligus sebagai bagian dari menguji mental para anak agar terbiasa tampil di depan umum. Acara Panggung ini Tahfizh dihadiri para guru Taud SaQu, orang tua, juga Pimpinan dan Staf BAZNAS Enrekang. Kepala Taud SaQu Nurul Amin, Nul Linda menyampaikan bahwa taget-target hafalan , doa-doa dan pelajaran adab sebagai materi ajar telah disampaikan kepada anak-anak didik. "Karena itu, selama liburan kami harap agar orang tua aktif membimbing para ananda untuk mengulang-ulang hafalan dan pelajaran mereka," jelas Ustadzah Linda. Sementara itu, Pimpinan Badan Amin Zakat Nasional (BAZNAS) Kab. Enrekang, Dr Ilham Kadir, menyampaikan bahwa program Taud SaQu menjadi salah satu program yang sangat bermanfaat bagi anak-anak usia dini. "Karena itu, program tahfizh anak usia dini terus kita kembangkan di Enrekang, dengan menambah unit-uni serupa di berbagai kecamatan," papar Ilham Kadir. Program Taud SaQu binaan BAZNAS Enrekang merupakan bagian dari wujud kerjasama dengan Yayasan Qur'an Islamic Center Wadi Mubarak, Megamendung, Bogor, dan telah terjalin sejak tahun 2017 hingga saat ini. Setelah Panggung Tahfizh, anak-anak akan diliburkan sampai 7 Januari 2025. Berikut nama anak-anak Taud SaQu Nurul Amin, beserta durasi belajar dan jumlah hafalan: Kelas Alif ulaa Nama : Razkha hasief saifan Umur 5 Tahun Belajar di Taud selama 6 bulan Jumlah hafalan 21 surah An-Nas - At-Tin Kelas Alif Tsani Nama: Aiza Amrah Umur 5 Tahun Lama belajar di Taud 6 bulan Jumlah hafalan 16 surah An-nas - Az-Zalzalah Nama : Muna Yasirah shalehah Umur 6 Tahun Lama belajar di Taud 1 Tahun 6 Bulan Jumlah Hafalan 25 Surah Dari surah An-Nas - Al-Balad Nama : Muh. Ibnu Hayyan Umur 6 Tahun Lama belajar di Taud 1 Tahun 6 Bulan Jumlah hafalan 25 Surah An-Nas - Al Balad.
BERITA19/12/2024 | admin baznas
BAZNAS KAB. ENREKANG SERAHKAN DONASI PALESTINA TAHAP II MELALUI BAZNAS RI
BAZNAS KAB. ENREKANG SERAHKAN DONASI PALESTINA TAHAP II MELALUI BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional Kab. Enrekang kembali penyaluran infak kemanusiaan Palestina tahap II bersama DPP Hikma (Himpunan Keluarga Massenrempulu) dan DPP Pemuda Hikma. Dana yang diserahkan sebesar Rp.620 juta, sehingga total bantuan sebesar Rp1,37 miliar. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pj Bupati Enrekang, Marwan Mansyur, SH.,MH. Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang, drh. H. Junwar, M. Si., dan Ketua Umum DPP Hikma, Andi Rukman Nurdin Karunda kepada Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, LC. MA., Rabu (20/11/2024). Dalam sambutannya, Kiyai Achmad, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Enrekang dan DPP Hikma yang telah mempercayakan penyaluran infak untuk Palestina melalui BAZNAS RI. “Kami sangat mengapresiasi gerakan kemanusiaan yang dilakukan oleh masyarakat Enrekang, apalagi dapat mengumpulkan donasi hingga tahap dua ini. Tentu saja banyak yang tidak mempercayai ini, memang bisa dari daerah mengumpulkan dana begitu besar?” kata Kiai Ajat dalam sambutannya. Faktanya, kata Kiyai Ajat, masyarakat Enrekang mampu membuktikannya. Ini merupakan penyaluran tahap kedua yang diserahkan masyarakat Enrekang kepada BAZNAS RI. Menurut Kiai Ajat, masyarakat Enrekang percaya dan telah mempraktekkan bahwa suatu kebaikan yang dilakukan sekecil apapun, maka kebaikan itu akan kembali kepada mereka. “Jadi saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat Enrekang atas gerakan kemanusiaannya dan percayalah bahwa kebaikan akan kembali kepada kita di mana pun kita berada,” ujarnya. Kiai Ajat menjelaskan, jika berhitung dengan matematika manusia, ketika kita mengeluarkan uang maka uang kita akan berkurang. Tetapi berbeda dengan matematika Allah, karena ketika kita menhgeluarkan infak, zakat ataupun sedekah, maka sesungguhnya kita sedang menabung kebaikan. “Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini BAZNAS lainnya kembali melakukan donasi dan kita salurkan kepada rakyat Palestina, karena nanti di sana akan masuk musim dingin, kemudian Ramadhan. Kita punya pengalaman di musim Ramadhan dan Idul Fitri mereka sangat membutuhkan,” paparnya. Sementara itu, Pj. Bupati Enrekang, Marwan Mansyur, SH.,MH menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah menerima penyaluran infak kemanusiaan dari masyarakat Kabupaten Enrekang untuk rakyat Palestina. “Jadi hari ini saya mewakili Pemerintah Daerah Enrekang bersama BAZNAS Enrekang, menggalakkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina, jadi apa yang disumbangkan ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat Enrekang melalui BAZNAS Enrekang untuk saudara-saudara kita di Palestina,” kata Marwan. Menurutnya, ini merupakan penyaluran tahap dua dari Kabupaten Enrekang untuk rakyat Palestina yang disalurkan melalui BAZNAS RI. Tahap pertama telah disalurkan sebanyak Rp750 juta dan tahap dua sebanyak Rp620 juta, sehingga totalnya mencapai Rp1,37 miliar. Hal senada disampaikan Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang, drh. H. Junwar, M.Si., pihaknya akan terus melakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk rakyat Palestina, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. Junwar berharap, masyarakat Enrekang dapat terus menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu saudara-saudara Muslim di Palestina. “Kami juga mengajak masyarakat Enrekang yang ada di perantauan, untuk terus ikut berperan aktif dalam membangun kemanusiaan di Palestina,” kata Junwar. Junwar menambahkan, BAZNAS Kabupaten Enrekang akan terus mendukung program-program BAZNAS RI dalam menjalankan amanah undang-undang untuk terus berperan aktif menjadi yang terdepan dalam memberikan bantuan kemanusiaan. Dengan begitu menurutnya, tingkat kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS akan semakin tumbuh dan tidak ragu-ragu ketika ingin menyalurkan infak, sedekah, dan zakat melalui BAZNAS. “Kita harus bersatu berkolaborasi untuk terus membangun kebaikan-kebaikan ini di seluruh Indonesia melalui BAZNAS, sehingga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS semakin baik,” ungkapnya. #Mari membantu saudara kita yang membutuhkan bantuan dengan tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah di BAZNAS Kab. Enrekang Rekening Zakat an. BAZNAS KAB.ENREKANG - BSI 4568-008-006 - BANK SULSELBAR SYARIAH 526-063-555553333-5 - BANK SULSELBAR 121-003-000000117-8 - BRI 0220-01-001046-30-8 Rekening Infak/ Sedekah an. BAZNAS KAB. ENREKANG - BSI 4569-009-008 - BANK SULSELBAR SYARIAH 526-063-000000001-7 - BANK SULSELBAR 121-003-000012000-8 - BRI 0220-01-001046-30-8
BERITA21/11/2024 | admin baznas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Enrekang.

Lihat Daftar Rekening →