Berita Terbaru
Wujud Kepedulian Umat BAZNAS Kabupaten Enrekang Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Desa Pana Kecamatan Alla
Kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan akibat kebakaran menjadi ujian berat bagi keluarga yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp10 juta untuk membantu meringankan beban keluarga korban kebakaran di Buasan, Dusun Salubarani, Desa Pana, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang.
Kebakaran yang terjadi pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 14.30 WITA tersebut mengakibatkan satu unit rumah dan satu unit pabrik penggilingan padi hangus terbakar, serta tiga kendaraan bermotor turut terdampak. Musibah ini menimpa keluarga Sarifuddin Umar, Lismawati, Nur Hafizah, dan Hafis Umar yang berjumlah empat orang. Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Bantuan diserahkan secara langsung oleh Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang, dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes., serta Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Enrekang Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ir. Arsil Bagenda, M.M.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas musibah yang menimpa keluarga korban. Ia berharap keluarga yang terdampak diberikan kekuatan untuk menghadapi masa sulit ini.
“Kami turut berduka atas musibah kebakaran yang menimpa keluarga korban. Semoga Allah SWT memberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini, serta menggantikan apa yang telah hilang dengan sesuatu yang lebih baik. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga dan membantu memenuhi kebutuhan setelah musibah,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang, dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes., menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS untuk disalurkan kepada para mustahik yang membutuhkan.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban keluarga korban. Ini juga merupakan amanah dari para muzaki yang kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Sebagai langkah penanganan awal, tenda telah didirikan untuk menjadi tempat tinggal sementara bagi keluarga terdampak. Bantuan sebesar Rp10 juta dari BAZNAS Kabupaten Enrekang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak serta menjadi dukungan bagi keluarga dalam memulai kembali proses pemulihan pascakebakaran.
Melalui penyaluran bantuan kemanusiaan ini, BAZNAS Kabupaten Enrekang terus berupaya menghadirkan manfaat nyata dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang menghadapi kesulitan akibat bencana.
BAZNAS Kabupaten Enrekang menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki dan munfik yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Semoga amanah tersebut terus menjadi jalan kebaikan, menghadirkan kepedulian, dan menguatkan masyarakat yang sedang berjuang bangkit setelah tertimpa musibah.
BERITA11/10/2026 | Media Center Baznas Enrekang
Ringankan Beban Korban Kebakaran BAZNAS Enrekang Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Desa Rampunan Kecamatan Masalle
Musibah kebakaran tidak hanya meninggalkan kerugian materiil, tetapi juga menghadirkan tantangan bagi korban untuk kembali menata kehidupan. Di tengah situasi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp5 juta kepada Ibu Mani, korban kebakaran di Desa Rampunan, Kecamatan Masalle, Kabupaten Enrekang.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang, dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes., serta Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Enrekang Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ir. Arsil Bagenda, M.M.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban korban sekaligus memenuhi sebagian kebutuhan setelah musibah kebakaran.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Ibu Mani dan membantu memenuhi kebutuhan setelah musibah kebakaran. Pemerintah bersama BAZNAS akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang, dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes., menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah para muzaki yang dipercayakan kepada BAZNAS untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban Ibu Mani. Ini juga merupakan amanah dari para muzaki yang kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kabupaten Enrekang terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Melalui pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS berupaya menghadirkan dukungan bagi warga yang menghadapi kesulitan, sekaligus membantu mereka melewati masa pemulihan pascakebakaran.
BAZNAS Kabupaten Enrekang menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki dan munfik yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Amanah tersebut terus diupayakan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan bantuan di tengah musibah.
BERITA11/10/2026 | Media Center Baznas Enrekang
Peduli Korban Kebakaran BAZNAS Enrekang Salurkan Bantuan Untuk Suleman di Desa Mundan Kecamatan Masalle
Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada Suleman, korban kebakaran di Desa Mundan, Kecamatan Masalle, Kabupaten Enrekang, sebagai upaya meringankan beban yang dihadapi setelah musibah tersebut.
Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang, dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes., serta Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Enrekang Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ir. Arsil Bagenda, M.M., di lokasi terdampak.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat, terutama ketika menghadapi situasi sulit akibat bencana.
“Pemerintah daerah bersama BAZNAS berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka menghadapi musibah. Bantuan ini tidak hanya meringankan beban materiil, tetapi juga memberi semangat agar warga tetap kuat dan optimistis,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang, dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes., menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah masyarakat yang dipercayakan kepada BAZNAS untuk disalurkan kepada para mustahik yang membutuhkan
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban keluarga korban. Ini juga merupakan amanah dari para muzaki yang kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan. Melalui program kemanusiaan, BAZNAS Kabupaten Enrekang terus berupaya hadir memberikan dukungan kepada warga terdampak bencana agar dapat menjalani proses pemulihan dan kembali menata kehidupan.
BAZNAS Kabupaten Enrekang menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki dan munfik yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut menjadi kekuatan untuk terus menghadirkan manfaat dan menyalurkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.
BERITA11/10/2026 | Media Center Baznas Enrekang
Hadapi Dampak Kemarau Panjang BAZNAS Enrekang Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga
Menghadapi dampak kemarau panjang yang menyebabkan kebutuhan air bersih semakin penting bagi masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang membutuhkan.
Penyaluran dilakukan menggunakan mobil tangki air dengan mendistribusikan air secara langsung ke sejumlah lokasi. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Enrekang dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kondisi kemarau.
Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Enrekang berupaya meringankan beban warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Ketersediaan air bersih sangat penting untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan, serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Bantuan ini juga merupakan wujud pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang terdampak kondisi lingkungan dan membutuhkan dukungan.
BAZNAS Kabupaten Enrekang berharap pendistribusian air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus menjadi pengingat pentingnya kepedulian dan semangat gotong royong dalam menghadapi dampak kemarau panjang.
Melalui berbagai program kemanusiaan, BAZNAS Kabupaten Enrekang terus berupaya hadir di tengah masyarakat, memastikan dana ZIS yang dititipkan para muzaki dapat memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA08/10/2026 | Media Center Baznas Enrekang
BAZNAS Enrekang Perkuat Sinergi Pengumpulan ZIS-DSKL Melalui Rapat Teknis Bersama Pemda Dan Bank Sulselbar
BAZNAS Kabupaten Enrekang bersama Pemerintah Daerah dan Bank Sulselbar menggelar Rapat Teknis dalam rangka memperkuat strategi, mekanisme, dan sistem pengumpulan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Enrekang, Rabu (7/10/2026), menjadi momentum untuk memperkuat pengumpulan ZIS-DSKL melalui UPZ di lingkungan perangkat daerah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para pengurus unit pengumpulan zakat (UPZ) OPD dapat semakin memahami tugas dan fungsi dalam proses pengumpulan ZIS-DSKL di lingkungan masing-masing.
Penguatan pemahaman tersebut diharapkan dapat mendorong pengelolaan dan pengumpulan ZIS-DSKL yang lebih optimal, terarah, serta semakin memperkuat sinergi antara BAZNAS, Pemerintah Daerah dan Bank Sulselbar dalam mendukung pengelolaan zakat di Kabupaten Enrekang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat ekosistem pengumpulan ZIS-DSKL di Kabupaten Enrekang, sehingga manfaat zakat dapat semakin luas dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA07/10/2026 | Media Center Baznas Enrekang
BAZNAS Enrekang Salurkan Bantuan Biaya Hidup bagi Warga yang Membutuhkan di kecamatan anggeraja
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang menyalurkan bantuan biaya hidup kepada empat penerima manfaat di Kecamatan Anggeraja.
Bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Enrekang dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan tersebut diwakili oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Enrekang Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, Akhmad Yani Siri, SE, Ak. Bantuan diserahkan secara langsung kepada penerima manfaat sebagai wujud kepedulian dan perhatian BAZNAS terhadap kondisi masyarakat di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan ini, bantuan biaya hidup diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran sehari-hari, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan dana ZIS dapat memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan.
Akhmad Yani Siri menyampaikan bahwa bantuan biaya hidup ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasarnya.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat. Amanah zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS diupayakan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” demikian draf kutipan yang perlu dikonfirmasi kepada beliau.
Melalui program bantuan biaya hidup ini, BAZNAS Kabupaten Enrekang berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari dana ZIS. Dukungan para muzaki, munfik, dan mutashaddik menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program-program sosial dan kemanusiaan.
BAZNAS Kabupaten Enrekang menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi keberkahan dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.
BERITA05/10/2026 | Media Center Baznas Enrekang
Si Jago Merah Sisakan Puing, BAZNAS Enrekang Salurkan Bantuan untuk Nene Kiki
Di tengah sisa-sisa rumah yang hangus terbakar, kepedulian hadir untuk Nene Kiki, warga Desa Mata Allo, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, yang menjadi korban musibah kebakaran.
Pada Rabu, 30 September 2026, BAZNAS Kabupaten Enrekang menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada Nene Kiki. Penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga, Ibu Bupati Enrekang, Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Enrekang Ir. Arsil Bagenda, MM, serta Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan BAZNAS Enrekang Akhmad Yani Siri, SE, Ak
Bantuan tersebut diserahkan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang kepada Bupati Enrekang, yang kemudian menyerahkannya secara langsung kepada Nene Kiki di lokasi kejadian.
Penyaluran ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS Enrekang terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Kehadiran Bupati bersama jajaran BAZNAS juga menjadi wujud perhatian pemerintah dan lembaga zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban Nene Kiki setelah mengalami musibah kebakaran.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Nene Kiki dan membantu memenuhi kebutuhan setelah musibah kebakaran. Pemerintah bersama BAZNAS akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.”
Menurutnya, kepedulian dan kebersamaan sangat dibutuhkan bagi warga yang sedang menghadapi musibah agar mereka tidak merasa sendiri dalam melewati masa sulit.
Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS untuk disalurkan kepada para mustahik yang membutuhkan.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban Nene Kiki. Ini juga merupakan amanah dari para muzakki yang kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.”
Sementara itu, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Enrekang, Ir. Arsil Bagenda, MM, menegaskan bahwa BAZNAS akan terus berupaya memastikan bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk korban bencana.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu Nene Kiki dalam memenuhi kebutuhan setelah musibah kebakaran. BAZNAS akan terus hadir dan berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program pendistribusian dan pendayagunaan.”
Bagi Nene Kiki, bantuan yang diterima bukan sekadar nilai materi. Di tengah puing-puing rumah yang terbakar, bantuan tersebut membawa pesan bahwa masih ada kepedulian dan harapan untuk kembali menata kehidupan.
BAZNAS Kabupaten Enrekang menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzakki dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Amanah tersebut terus diupayakan agar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang sedang menghadapi musibah.
BERITA30/09/2026 | Media Center Baznas Enrekang
Berjuang Melawan Leukemia, BAZNAS Enrekang Bantu Transportasi dan Akomodasi Bapak Sanusi
Di tengah perjuangannya melawan penyakit leukemia, Bapak Sanusi, warga Desa Pasang, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, mendapat dukungan dari BAZNAS Kabupaten Enrekang melalui bantuan transportasi dan akomodasi untuk menunjang proses pengobatan yang sedang dijalaninya.
Bantuan tersebut disalurkan pada Selasa, 29 September 2026, sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Enrekang kepada masyarakat kurang mampu yang membutuhkan dukungan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan selama menjalani pengobatan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Enrekang Bidang Administrasi, SDM, dan Umum, Muhammad Samsari Hasbulla, S.Psi. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban Bapak Sanusi dan keluarga, terutama untuk kebutuhan transportasi dan akomodasi selama proses pengobatan.
Muhammad Samsari Hasbulla menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata penyaluran dana ZIS kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban Bapak Sanusi dan keluarga dalam menjalani proses pengobatan. Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan transportasi dan akomodasi selama berobat, serta memberikan semangat kepada beliau untuk terus menjalani pengobatan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, BAZNAS Kabupaten Enrekang terus berupaya menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.
Bagi Bapak Sanusi, dukungan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar dalam menjalani pengobatan. Di tengah perjuangan menghadapi penyakit yang dideritanya, bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu mengurangi salah satu beban kebutuhan yang harus dipenuhi selama proses pengobatan.
BAZNAS Kabupaten Enrekang juga menyampaikan terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut terus diupayakan agar dapat kembali menjadi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA29/09/2026 | Media Center Baznas Enrekang
Jumat Berkah di Tengah Kemarau Panjang, BAZNAS dan BPBD Enrekang Hadirkan Air Bersih untuk Warga
Di tengah kebutuhan masyarakat akan air bersih, kepedulian hadir melalui langkah sederhana yang memberi manfaat nyata. BAZNAS Kabupaten Enrekang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Enrekang kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang membutuhkan.
Penyaluran air bersih ini menjadi bagian dari kepedulian bersama untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Bantuan tersebut disalurkan kepada warga yang membutuhkan, khususnya dalam kondisi ketika ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui sinergi antara BAZNAS dan BPBD Kabupaten Enrekang, bantuan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga menjadi wujud nyata hadirnya lembaga dan pemerintah dalam membantu masyarakat.
Setiap tetes air yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat serta sedikit meringankan kebutuhan warga. Sebab, bagi masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan air bersih, bantuan tersebut bukan sekadar air, tetapi juga bentuk perhatian dan kepedulian.
Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui kerja bersama. BAZNAS Kabupaten Enrekang terus berupaya menghadirkan manfaat dana ZIS melalui berbagai program kemanusiaan dan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Enrekang menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terus mendukung gerakan kepedulian dan kemanusiaan bersama. Dukungan para muzakki menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA25/09/2026 | Media Center Baznas Enrekang
Rumah yang Diperbaiki Seadanya Kini Mendapat Bantuan Rehab dari BAZNAS Enrekang
Setelah diterpa angin puting beliung, rumah Farida di Desa Pattondon Salu, Kecamatan Maiwa, sebelumnya telah diperbaiki dengan memanfaatkan bahan-bahan seadanya. Kondisi tersebut menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Enrekang yang kemudian menyalurkan bantuan untuk mendukung perbaikan rumah agar menjadi lebih layak dan aman untuk ditempati.
Pada Kamis (17/9/2026), BAZNAS Kabupaten Enrekang menyalurkan bantuan rehab rumah sebesar Rp5 juta kepada Farida, yang menjadi salah satu korban terdampak angin puting beliung. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang kepada Camat Maiwa, yang kemudian menyerahkannya kepada Farida sebagai penerima manfaat. Dalam penyerahan tersebut
Sebelum bantuan diserahkan, Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang menyampaikan bahwa Dana bantuan ini merupakan dana dari muzaki yang dititipkan kepada BAZNAS Kabupaten Enrekang dan diperuntukkan bagi para mustahik yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu proses perbaikan rumah Ibu Farida agar menjadi lebih layak dan nyaman untuk ditempati
Kondisi rumah Farida yang sebelumnya diperbaiki menggunakan bahan-bahan seadanya menunjukkan kebutuhan akan perbaikan yang lebih memadai. Bantuan sebesar Rp5 juta tersebut diharapkan dapat mendukung proses rehab rumah sekaligus meringankan beban Farida setelah mengalami musibah.
Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS Kabupaten Enrekang. Melalui dana yang dititipkan para muzaki, BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat bagi mustahik, termasuk masyarakat yang terdampak musibah dan membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar.
BAZNAS Kabupaten Enrekang menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan kepedulian dan membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk Farida dan keluarganya.
BERITA18/09/2026 | Media Center Baznas Enrekang
Rumah Tua Terdampak Puting Beliung, Jamalia Terima Bantuan Rumah Layak Huni dari BAZNAS Enrekang
Kondisi rumah yang telah berusia tua membuat Jamalia menghadapi situasi yang semakin sulit setelah tempat tinggalnya terdampak musibah angin puting beliung. Di tengah kondisi tersebut, kepedulian hadir melalui bantuan rumah layak huni dari BAZNAS Kabupaten Enrekang.
Bantuan tersebut diberikan kepada Jamalia, warga Kelurahan Bangkala, Kecamatan Maiwa, pada Kamis (17/9/2026). Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang, didampingi Wakil Ketua 2 dan Wakil Ketua 3.
Bantuan rumah layak huni ini diberikan karena kondisi rumah Jamalia yang sudah tua dan sebelumnya terdampak musibah angin puting beliung. Melalui bantuan tersebut, BAZNAS berupaya membantu Jamalia mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak dan aman.
Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang menyampaikan bahwa Bantuan rumah layak huni ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Ibu Jamalia dan membantu beliau memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman setelah mengalami musibah angin puting beliung.
Bantuan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Enrekang dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Dukungan terhadap kebutuhan tempat tinggal diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi penerima manfaat.
Di balik bantuan yang diterima Jamalia, terdapat kepedulian para muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. BAZNAS Kabupaten Enrekang menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki atas kepercayaan dan kepeduliannya. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta keberkahan bagi para muzaki.
BERITA17/09/2026 | Media Center Baznas Enrekang
BAZNAS Enrekang Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis, 39 Warga Dusun Panette Diperiksa
Di tengah aktivitas masyarakat Dusun Panette, Desa Lebang, Kecamatan Cendana, perhatian terhadap kesehatan warga hadir melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar BAZNAS Kabupaten Enrekang, Selasa (15/9/2026).
Sebanyak 39 warga memanfaatkan layanan tersebut untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Kehadiran layanan kesehatan gratis ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Enrekang menghadirkan manfaat zakat secara lebih dekat dan nyata bagi masyarakat.
Tidak hanya tentang pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan. Dengan hadir langsung di tengah warga, BAZNAS berupaya agar manfaat zakat tidak hanya dirasakan dalam bentuk bantuan, tetapi juga melalui pelayanan yang mendukung kualitas hidup masyarakat.
Antusiasme warga menyambut baik pelaksanaan layanan kesehatan tersebut. Bagi masyarakat, kehadiran layanan pemeriksaan secara langsung di lingkungan tempat tinggal memberikan kemudahan untuk memperoleh pelayanan kesehatan sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan secara rutin.
Program kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Enrekang dalam mendayagunakan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk berbagai kebutuhan masyarakat. Dana yang ditunaikan oleh para muzaki dihimpun dan dikelola untuk menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program tersebut, BAZNAS Kabupaten Enrekang terus berupaya memperluas manfaat ZIS, termasuk dalam bidang kesehatan, sehingga kehadirannya dapat dirasakan secara langsung di tengah masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Enrekang menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut merupakan amanah sekaligus kekuatan untuk terus menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Enrekang.
BERITA15/09/2026 | Media Center Baznas Enrekang
Di Tengah Puing Kebakaran, BAZNAS Enrekang Hadir Membawa Harapan untuk Warga Tangru
Di antara rumah yang tak lagi utuh dan jejak kebakaran yang masih menyisakan luka, enam keluarga di Desa Tangru, Kecamatan Malua, harus kembali menata kehidupan. Di tengah musibah itu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang hadir menyalurkan bantuan sebesar Rp36 juta, Minggu (6/9/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada enam rumah terdampak. Tiga rumah yang hangus terbakar masing-masing menerima Rp10 juta, sementara tiga rumah lainnya yang turut terdampak mendapatkan Rp2 juta per rumah. Bagi para korban, bantuan itu bukan sekadar angka. Ia hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus menjadi penguat bagi keluarga yang sedang berusaha bangkit setelah kehilangan. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Enrekang bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang kepada warga terdampak. Turut hadir pula sejumlah unsur Pemerintah Daerah terkait yang ikut menyaksikan penyaluran bantuan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga menyampaikan bahwa kepedulian kepada warga yang tertimpa musibah merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban korban dan membantu mereka kembali menata kehidupan. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan menjadi penyemangat bagi warga untuk bangkit kembali,” ujar Bupati Enrekang.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen BAZNAS untuk terus hadir bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang sedang menghadapi musibah. “Ini adalah amanah dari para muzaki yang kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga manfaatnya dapat dirasakan oleh para korban,” ungkapnya.
Di balik bantuan yang sampai kepada enam keluarga tersebut, ada kepercayaan para muzaki yang menjadi bagian penting dari hadirnya kepedulian. Zakat yang dihimpun melalui BAZNAS menjadi jembatan agar manfaat dapat dirasakan oleh mereka yang sedang berada dalam ujian kehidupan.
BAZNAS Kabupaten Enrekang menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki atas kepercayaan yang telah diberikan. Kepercayaan tersebut menjadi kekuatan untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA06/09/2026 | Media Center Baznas Enrekang
Di Tengah Musibah, BAZNAS Enrekang Hadir Ringankan Beban Korban Kebakaran
Di balik rumah yang kehilangan sebagian bentuknya karena kobaran api, ada keluarga yang kini harus kembali menata kehidupan dari awal. Di tengah musibah itu, harapan datang melalui kepedulian. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang hadir menyalurkan bantuan kepada satu kepala keluarga yang terdampak kebakaran di Desa Tallu Bamba, Rabu (02/09/2026).
Bantuan yang disalurkan berupa dana darurat sebesar Rp10 juta, disertai paket sembako berupa beras, telur, dan mi instan. Bagi keluarga yang baru saja menghadapi musibah, bantuan itu bukan sekadar nominal. Ia hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus menjadi bagian dari proses pemulihan pascakebakaran.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang dr. Siswandi Mazmur, M.Si. beserta jajaran pimpinan BAZNAS. Turut hadir pula sejumlah unsur Pemerintah Daerah terkait yang ikut menyaksikan penyaluran bantuan kepada keluarga terdampak.
Dalam sambutannya, Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah bersama BAZNAS merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga terdampak serta menjadi dukungan untuk kembali menata kehidupan setelah kebakaran.
Bagi BAZNAS Kabupaten Enrekang, penyaluran bantuan kepada korban musibah bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat dapat hadir dan memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang dr. Siswandi Mazmur, M.Si. menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan dalam situasi darurat. Kepedulian itu diharapkan dapat menjadi penguat bagi keluarga terdampak untuk melewati masa sulit dan bangkit kembali.
Kepala Desa Tallu Bamba turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Enrekang yang telah hadir membantu warganya. Bantuan yang diberikan dinilai sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan mendesak keluarga yang terdampak musibah kebakaran.
Di balik bantuan yang disalurkan, ada kepercayaan para muzaki yang menjadi bagian penting dari hadirnya kepedulian itu. Zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun melalui BAZNAS menjadi jembatan antara mereka yang memiliki kemampuan untuk berbagi dengan mereka yang sedang berada dalam ujian kehidupan.
Hari itu, mungkin yang dibawa BAZNAS hanyalah bantuan berupa dana dan kebutuhan pokok. Namun bagi keluarga yang terdampak, kehadiran itu membawa pesan yang jauh lebih besar bahwa di tengah musibah, mereka tidak berjalan sendirian.
Dan ketika api telah padam, yang perlahan dinyalakan kembali bukan hanya kehidupan, tetapi juga harapan untuk bangkit dan menata hari esok.
BERITA02/09/2026 | Media Center Baznas Enrekang
BAZNAS Bersama Kejari Enrekang Gelar Bakti Sosial Dalam Rangka HUT Kejaksaan RI Ke-81th
Kejaksaan Negeri (Kejari) Enrekang bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Enrekang dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Enrekang, Senin, 31 Agustus 2026, sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat yang masih membutuhkan bantuan. Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Enrekang menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Enrekang atas upaya positif dan kerja sama dalam melaksanakan pengabdian sosial kepada masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa Kejaksaan Negeri Enrekang akan terus berikhtiar memberikan yang terbaik bagi masyarakat bersama BAZNAS Kabupaten Enrekang. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan ke depan, termasuk bersama Pemerintah Kabupaten Enrekang dalam upaya memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, sambutan pimpinan BAZNAS Kabupaten Enrekang yang disampaikan oleh Wakil Ketua I menyampaikan ucapan selamat atas Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81. BAZNAS Enrekang juga menyambut baik kerja sama yang telah dirintis sejak awal periode kepemimpinan.
Menurut BAZNAS Enrekang, kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Enrekang memiliki posisi strategis dalam proses penyaluran zakat kepada mustahik. Kolaborasi tersebut membantu BAZNAS dalam menjangkau dan mendatangi masyarakat yang termasuk dalam asnaf penerima zakat, sehingga penyaluran dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.
BAZNAS Kabupaten Enrekang juga berharap semakin banyak instansi yang membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan masing-masing. Pembentukan UPZ diharapkan dapat memperkuat penghimpunan zakat sekaligus memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bagian dari semangat kolaborasi antara Kejaksaan Negeri Enrekang, IAD Daerah Enrekang, dan BAZNAS Kabupaten Enrekang dalam menghadirkan kepedulian serta manfaat bagi masyarakat.
BERITA31/08/2026 | Media Center Baznas Enrekang
BAZNAS ENREKANG SALURKAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN DI ACARA TPN XII WILAYAH KABUPATEN ENREKANG
Temu Pendidik Nasional (TPN) XIII Kabupaten Enrekang berlangsung sukses di SMP Negeri 1 Enrekang, Sabtu (18/7/2026). Mengusung tema “Cita-Cita Kolektif: Kewargaan Desa Dunia, Merawat Bumi Massenrempulu, Menjangkau Desa Dunia: Sinergi Pendidik dan Aksi Ekologis Lokal,” kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi bagi para pendidik untuk saling berbagi inspirasi dan praktik baik dalam memajukan pendidikan.Panduan Kota & Daerah
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN), Ari Wibowo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang, Erik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yasrin Gau, Ketua dan Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Enrekang, para pengawas sekolah, kepala satuan pendidikan, serta 163 peserta dari berbagai kabupaten dan kota.
Selama kegiatan, peserta mengikuti beragam agenda, mulai dari Kelas Pendidik, Kelas Pemimpin, Kelas Kompetensi, Cerdas Cermat Guru yang diikuti 27 tim, hingga Bincang Pendidikan. Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan menuju puncak Temu Pendidik Nasional XIII yang akan diselenggarakan di Jakarta pada November 2026.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang, Erik, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang diinisiasi oleh KGBN. Menurutnya, keberadaan komunitas belajar seperti KGBN memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kompetensi guru melalui budaya berbagi praktik baik.Berita
“Komunitas seperti ini sangat penting karena menjadi wadah bagi guru untuk terus belajar, saling menginspirasi, dan mengembangkan kompetensi. Terlebih di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), guru harus terus beradaptasi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan bagi peserta didik,” ujarnya.
Suasana pembukaan berlangsung semarak dengan penampilan tari tradisional, pertunjukan keterampilan mendongeng.
Pada kesempatan ini, Kadis Dikbud dan BAZNAS juga menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada 125 siswa jenjang SD hingga SMA dengan total anggaran sebesar Rp. 29.250.000,.
BERITA18/07/2026 | Bidang Pendistribusian BAZNAS Enrekang
SATU UNIT RUMAH SEORANG PENSIUNAN GURU LUDES AKIBAT AMUKAN SI JAGO MERAH
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Enrekang melakukan penyaluran bantuan kepada korban bencana kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah seorang pensiunan guru yakni bapak Suhada. S.Pd di Desa Bolang Kecamatan Alla. Jumat 17 Juli 2026
Bantuan diserahkan oleh Bupati Enrekang didampingi ketua BAZNAS Kab. Enrekang dr. Siswandi Mazmur. M.Si beserta pimpinan. Turut serta pula beberapa dari unsur Pemerintah Daerah terkait seperti Dinas Sosial, BPBD, Ketua Tim PKK beserta rombongan, Camat Alla, Kepala Desa, UPZ Kec. Alla dan Anggeraja, komunitas masyarakat dan tokoh masyakat menyaksikan penyaluran bantuan tersebut.
Dalam sambutannya Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga menyampaikan rasa duka yang mendalam apa yang telah menimpah pak suhada bersama keluarga. Semoga Allah SWT memberikan kesabaran dan ketabahan dan diberikan pengganti yang lebih baik lagi. Di akhir sambutannya beliau berharap kepada Pemerintah Kecamatan dan Desa agar segera membantu pak suhada bersama masyarakat agar rumahnya segera diperbaiki dan kepada masyarakat dihimbau agar tetap waspada di musim kemarau yang melanda saat ini.
Ditempat yang sama Ketua BAZNAS Kab.Enrekang dalam sambutannya tidak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Enrekang dimanapun berada yang telah ikhlas menunaikan sebagian hartanya ke BAZNAS semoga apa yang ditunaikan akan mendapatkan pahala dan berkah serta menjadi amal jariyah Aamin. tutupnya
BERITA18/07/2026 | admin baznas
Bedah Rumah: Di Gubuk Bekas Kandang Kambing, Baznas Datang Membawa Keajaiban
ni mengingatkan kita bahwa kebahagiaan kadang hanya bernama makanan yang cukup dan sebuah rumah yang layak.
Di Kampung Cece, Desa Sumillan, Kabupaten Enrekang, seorang lelaki renta berusia 74 tahun menunggu datangnya sebuah mimpi yang telah ia pelihara bertahun-tahun. Namanya Muhammad Nasrullah.
Usianya telah senja. Rambutnya memutih. Langkahnya tak lagi sekuat dulu. Namun satu hal yang tetap hidup dalam dirinya adalah harapan memiliki rumah sederhana untuk menghabiskan sisa usia.
Sejak istrinya wafat pada tahun 2006, hidup Nasrullah berubah.
“Saya tidak sanggup menahan kesedihan kalau pulang ke rumah dan tidak melihat istriku,” tuturnya pelan, mengenang luka yang masih tersimpan di sudut hati.
Karena itulah rumah yang menjadi saksi perjalanan hidup mereka akhirnya dijual. Ia sempat menumpang di rumah kerabat. Namun sebagai seorang lelaki yang terbiasa mandiri, ia tak ingin selamanya bergantung kepada orang lain.
Pilihan hidup membawanya ke sebuah gubuk tua, bekas kandang kambing yang berdiri di kebunnya sendiri. Di sanalah ia berteduh dari panas dan hujan. Di sanalah ia menjalani hari-hari panjang seorang diri.
Namun jauh di dalam hati, Nasrullah tidak pernah berhenti bermimpi.
Ia pernah mengumpulkan kayu sedikit demi sedikit. Tiang-tiang rumah masa depan telah disiapkan. Ia berharap suatu hari bisa membangun rumah sederhana yang layak dihuni.
“Iya, saya sudah punya tiang kayu untuk buat rumah di sini. Tapi tidak ada uang. Terlalu lama menunggu, bertahun-tahun, akhirnya kayu itu lapuk dimakan usia,” katanya.
Mimpi itu nyaris ikut lapuk bersama kayu-kayu yang disimpan.
Kepala Desa Sumillan, Sudirman, membenarkan cerita tersebut.
“Sudah lama beliau ingin membangun rumah. Bahkan kayu untuk rumahnya sudah tersedia. Kalau ada bantuan dari BAZNAS, rumah itu sebenarnya bisa segera berdiri,” ujarnya.
Kabar tentang kondisi Muhammad Nasrullah akhirnya sampai ke telinga BAZNAS Kabupaten Enrekang.
Pada 10 Juni lalu, saat menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran Pasar Agro Sumillan, jajaran BAZNAS sekaligus melakukan verifikasi langsung ke lokasi tempat tinggal Nasrullah.
Respon cepat pun dilakukan.
Dua hari kemudian, tim Layanan Aktif BAZNAS turun melakukan asesmen lanjutan sebelum diputuskan dalam rapat pleno pimpinan.
Bagi BAZNAS Enrekang, setiap bantuan harus melalui proses yang terukur dan tepat sasaran. Informasi dari masyarakat diverifikasi, koordinasi dilakukan dengan pemerintah setempat, lalu bantuan disalurkan secara cepat.
Namun bantuan tidak berhenti pada angka dan nominal.
Semangat yang ingin dibangun adalah gotong royong.
Karena rumah yang akan dibangun untuk Muhammad Nasrullah bukan hanya rumah miliknya, melainkan simbol kepedulian bersama.
Di tanah Massenrempulu, nilai itu dikenal dengan istilah Tobana—tolong-menolong, bantu-membantu, dan saling menguatkan dalam kebaikan.
Kini secercah cahaya mulai menyinari hari-hari Nasrullah.
Rumah yang selama bertahun-tahun hanya hidup dalam angan perlahan akan menjadi kenyataan.
Padahal selama ini, lelaki tua itu dikenal sebagai sosok yang teguh menjaga ibadah. Magrib, Isya, dan Subuh hampir tak pernah ia lewatkan tanpa berjamaah di masjid. Hanya Zuhur dan Asar yang kadang membuatnya terlambat karena kesibukan mengurus kebun.
Melihat keteguhan itu, Pimpinan BAZNAS Enrekang, Baharuddin, menyampaikan pesan yang menenangkan.
“Tidak usah susah hati, Ambe. Tenang saja. Jaga ibadah. Insya Allah rumah akan segera kita bangun,” katanya.
Mendengar kabar tersebut, wajah Nasrullah tampak berbinar.
“Saya sangat bersyukur. Siapa yang tidak suka mendapat bantuan seperti ini,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
BAZNAS Enrekang telah mengalokasikan bantuan stimulan senilai Rp15 juta untuk pembangunan rumah layak huni tersebut. Namun lebih dari itu, yang sedang dibangun sesungguhnya adalah harapan.
Harapan bahwa tidak ada warga yang dibiarkan menua dalam kesendirian.
Harapan bahwa kepedulian masih hidup di tengah masyarakat.
Dan harapan bahwa di ujung senja kehidupan Muhammad Nasrullah, akan berdiri sebuah rumah sederhana yang bukan hanya terbuat dari kayu dan dinding, tetapi juga dari cinta, doa, serta gotong royong banyak orang.
Sebab setiap manusia berhak memiliki tempat pulang.
Dan bagi Muhammad Nasrullah, penantian panjang itu kini hampir berakhir.
BERITA21/06/2026 | bidang pendistribusian
Air Mata di Tengah Puing, BAZNAS Enrekang Turunkan Rp89 Juta untuk Korban Kebakaran
Di antara sisa arang dan dinding yang telah rata dengan tanah, masih ada suara yang tak benar-benar hilang: suara harapan. Harapan itu kembali dihidupkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS Kabupaten Enrekang) yang menyalurkan bantuan kebakaran senilai Rp89 juta kepada 13 kepala keluarga yang menjadi korban musibah di Kabupaten Enrekang.
Bantuan itu bukan sekadar angka. Ia hadir seperti pelukan di tengah malam yang dingin bagi mereka yang baru saja kehilangan rumah, usaha, dan sebagian hidupnya dalam sekejap api yang melalap tanpa ampun.
Penyaluran dilakukan di tiga titik berbeda: Pasar Agro Sumillan Kecamatan Alla, Kecamatan Baroko, serta Dusun Buntu Ampang, Desa Baroko. Di setiap titik, wajah-wajah lelah para korban menyimpan cerita yang sama—tentang api yang datang tiba-tiba, tentang jerit yang tak sempat menyelamatkan banyak barang berharga.
Di Pasar Agro Sumillan, sembilan kepala keluarga menerima bantuan dengan total Rp49 juta. Nama-nama seperti Muhammad Rusli, Hasmi, Jabir, hingga Badaria kini kembali disebut bukan dalam daftar kehilangan, tetapi dalam daftar yang mencoba bangkit.
“Masing-masing korban mendapatkan bantuan yang bervariasi, antara Rp5 juta hingga Rp7 juta. Kebakaran sudah terjadi sejak 13 Mei 2026, tapi baru saat ini bisa kami salurkan,” ujar Pimpinan BAZNAS Enrekang, Ilham Kadir, dengan suara yang nyaris tenggelam oleh suasana haru di lokasi.
Di Tongko, Kecamatan Baroko, dua keluarga lain—Pole dan Irsal—yang rumahnya hangus pada 30 Mei 2026, menerima bantuan masing-masing Rp10 juta. Kini, keduanya masih bertahan di tenda sederhana di samping puing rumah mereka, menatap hari depan yang belum pasti.
“Kami juga mendorong gotong royong masyarakat sekitar agar para mustahik tidak menghadapi ini sendirian,” kata Ilham.
Sementara itu, di Dusun Buntu Ampang, dua keluarga lain yang telah lama menanggung luka sejak kebakaran tahun lalu juga akhirnya mendapat perhatian yang sama, masing-masing menerima Rp10 juta.
Di balik penyaluran bantuan itu, tersimpan kisah lebih dalam tentang bagaimana zakat, infak, dan sedekah menjadi jembatan antara yang mampu dan yang sedang jatuh dalam ujian hidup. Dana tersebut disebut berasal dari pengumpulan ZIS masyarakat, termasuk sisa dana tahun sebelumnya.
“Hari ini total Rp89 juta kami salurkan untuk 13 KK. Semoga ini menjadi penguat untuk mereka memulai kembali,” tutur Ilham.
Di tengah perjalanan lembaga ini, ada juga catatan masa lalu yang tak dihindari. Namun bagi para korban di lapangan, semua itu tidak lagi penting. Yang lebih mereka rasakan hari ini adalah kehadiran, kepedulian, dan tangan yang kembali merangkul mereka dari keterpurukan.
Dan di antara puing-puing yang masih hangat oleh luka, ada satu hal yang perlahan tumbuh kembali: keyakinan bahwa hidup belum benar-benar selesai.
BERITA12/06/2026 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang
BAZNAS Enrekang Pantau Penerima Beasiswa Cendekia di Kampus UNIMEN,Ini yang Dievaluasi
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang, Dr Ilham Kadir, turun langsung melakukan monitoring terhadap para penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) di lingkungan Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN).
Kegiatan yang digelar baru-baru ini di kampus UNIMEN tersebut merupakan agenda rutin bulanan yang dirancang untuk memantau perkembangan mahasiswa binaan. Tak sekadar memberikan bantuan finansial, BAZNAS juga ingin memastikan para penerima beasiswa aktif mengikuti berbagai program pendampingan.
Dalam monitoring itu, para mahasiswa dievaluasi terkait keaktifan mereka mengikuti sejumlah kegiatan yang menjadi bagian dari program beasiswa. Salah satu poin yang dinilai adalah tingkat kehadiran dalam kegiatan pembinaan dan monitoring yang dilaksanakan secara berkala.
Dr Ilham Kadir menegaskan, penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar menerima bantuan Pendidikan. Mereka wajib berkontribusi dalam kampanye literasi zakat, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Para penerima beasiswa diwajibkan berkontribusi dalam kampanye literasi zakat serta terus meningkatkan kualitas diri, baik dari sisi akademik maupun pengembangan karakter,” ujar Ilham dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).
Pada kesempatan yang sama, Ilham Kadir juga membawakan kajian bertema “Manajemen Waktu dan Produktivitas”. Tema ini merupakan materi pembinaan yang diterapkan secara nasional kepada seluruh penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS di Indonesia.
Menurut Ilham, materi tersebut sangat penting untuk membantu mahasiswa mengatur waktu secara efektif. Dengan manajemen waktu yang baik, produktivitas dalam menjalani aktivitas akademik maupun organisasi diharapkan bisa meningkat.
Tak hanya monitoring dan kajian, BAZNAS juga membagikan jaket khusus kepada para penerima BCB. Jaket tersebut merupakan atribut resmi yang diberikan oleh BAZNAS RI kepada mahasiswa penerima beasiswa.
Ilham Kadir yang diketahui merupakan alumni Program Kaderisasi Seribu Ulama BAZNAS RI mengaku memahami betul pentingnya pembinaan berkelanjutan. Ia pernah merasakan langsung dinamika kegiatan yang harus diikuti, termasuk penyusunan laporan hingga pelaksanaan program yang telah diagendakan.
Ilham berharap program Beasiswa Cendekia BAZNAS dapat memberikan manfaat besar bagi mahasiswa. Program ini dinilai tidak hanya membantu meringankan biaya pendidikan, tetapi juga meningkatkan kapasitas diri penerima.
Semoga program ini terus memberikan manfaat. Inilah makna keberkahan zakat, yakni membantu mahasiswa kita dalam meringankan beban kuliahnya sekaligus mempersiapkan generasi yang lebih berkualitas,” tuturnya.
Melalui program ini, para mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang aktif menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan literasi zakat di tengah masyarakat.
BERITA02/06/2026 | Bidang pendistribusian BAZNAS Enrekang

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Enrekang.
Lihat Daftar Rekening →