WhatsApp Icon
Wujud Kepedulian Umat BAZNAS Kabupaten Enrekang Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Desa Pana Kecamatan Alla

Kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan akibat kebakaran menjadi ujian berat bagi keluarga yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp10 juta untuk membantu meringankan beban keluarga korban kebakaran di Buasan, Dusun Salubarani, Desa Pana, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang.

Kebakaran yang terjadi pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 14.30 WITA tersebut mengakibatkan satu unit rumah dan satu unit pabrik penggilingan padi hangus terbakar, serta tiga kendaraan bermotor turut terdampak. Musibah ini menimpa keluarga Sarifuddin Umar, Lismawati, Nur Hafizah, dan Hafis Umar yang berjumlah empat orang. Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Bantuan diserahkan secara langsung oleh Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang, dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes., serta Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Enrekang Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ir. Arsil Bagenda, M.M.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas musibah yang menimpa keluarga korban. Ia berharap keluarga yang terdampak diberikan kekuatan untuk menghadapi masa sulit ini.

“Kami turut berduka atas musibah kebakaran yang menimpa keluarga korban. Semoga Allah SWT memberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini, serta menggantikan apa yang telah hilang dengan sesuatu yang lebih baik. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga dan membantu memenuhi kebutuhan setelah musibah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang, dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes., menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS untuk disalurkan kepada para mustahik yang membutuhkan.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban keluarga korban. Ini juga merupakan amanah dari para muzaki yang kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sebagai langkah penanganan awal, tenda telah didirikan untuk menjadi tempat tinggal sementara bagi keluarga terdampak. Bantuan sebesar Rp10 juta dari BAZNAS Kabupaten Enrekang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak serta menjadi dukungan bagi keluarga dalam memulai kembali proses pemulihan pascakebakaran.

Melalui penyaluran bantuan kemanusiaan ini, BAZNAS Kabupaten Enrekang terus berupaya menghadirkan manfaat nyata dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang menghadapi kesulitan akibat bencana.

BAZNAS Kabupaten Enrekang menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki dan munfik yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Semoga amanah tersebut terus menjadi jalan kebaikan, menghadirkan kepedulian, dan menguatkan masyarakat yang sedang berjuang bangkit setelah tertimpa musibah.

11/10/2026 | Kontributor: Media Center Baznas Enrekang
Ringankan Beban Korban Kebakaran BAZNAS Enrekang Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Desa Rampunan Kecamatan Masalle

Musibah kebakaran tidak hanya meninggalkan kerugian materiil, tetapi juga menghadirkan tantangan bagi korban untuk kembali menata kehidupan. Di tengah situasi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp5 juta kepada Ibu Mani, korban kebakaran di Desa Rampunan, Kecamatan Masalle, Kabupaten Enrekang.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang, dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes., serta Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Enrekang Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ir. Arsil Bagenda, M.M.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban korban sekaligus memenuhi sebagian kebutuhan setelah musibah kebakaran.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Ibu Mani dan membantu memenuhi kebutuhan setelah musibah kebakaran. Pemerintah bersama BAZNAS akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang, dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes., menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah para muzaki yang dipercayakan kepada BAZNAS untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban Ibu Mani. Ini juga merupakan amanah dari para muzaki yang kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kabupaten Enrekang terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Melalui pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS berupaya menghadirkan dukungan bagi warga yang menghadapi kesulitan, sekaligus membantu mereka melewati masa pemulihan pascakebakaran.

BAZNAS Kabupaten Enrekang menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki dan munfik yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Amanah tersebut terus diupayakan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan bantuan di tengah musibah.

11/10/2026 | Kontributor: Media Center Baznas Enrekang
Peduli Korban Kebakaran BAZNAS Enrekang Salurkan Bantuan Untuk Suleman di Desa Mundan Kecamatan Masalle

Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada Suleman, korban kebakaran di Desa Mundan, Kecamatan Masalle, Kabupaten Enrekang, sebagai upaya meringankan beban yang dihadapi setelah musibah tersebut.

Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang, dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes., serta Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Enrekang Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ir. Arsil Bagenda, M.M., di lokasi terdampak.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat, terutama ketika menghadapi situasi sulit akibat bencana.

“Pemerintah daerah bersama BAZNAS berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka menghadapi musibah. Bantuan ini tidak hanya meringankan beban materiil, tetapi juga memberi semangat agar warga tetap kuat dan optimistis,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang, dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes., menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah masyarakat yang dipercayakan kepada BAZNAS untuk disalurkan kepada para mustahik yang membutuhkan

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban keluarga korban. Ini juga merupakan amanah dari para muzaki yang kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan. Melalui program kemanusiaan, BAZNAS Kabupaten Enrekang terus berupaya hadir memberikan dukungan kepada warga terdampak bencana agar dapat menjalani proses pemulihan dan kembali menata kehidupan.

BAZNAS Kabupaten Enrekang menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki dan munfik yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut menjadi kekuatan untuk terus menghadirkan manfaat dan menyalurkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.

11/10/2026 | Kontributor: Media Center Baznas Enrekang
Hadapi Dampak Kemarau Panjang BAZNAS Enrekang Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga

Menghadapi dampak kemarau panjang yang menyebabkan kebutuhan air bersih semakin penting bagi masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang membutuhkan.

Penyaluran dilakukan menggunakan mobil tangki air dengan mendistribusikan air secara langsung ke sejumlah lokasi. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Enrekang dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kondisi kemarau.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Enrekang berupaya meringankan beban warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Ketersediaan air bersih sangat penting untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan, serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Bantuan ini juga merupakan wujud pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang terdampak kondisi lingkungan dan membutuhkan dukungan.

BAZNAS Kabupaten Enrekang berharap pendistribusian air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus menjadi pengingat pentingnya kepedulian dan semangat gotong royong dalam menghadapi dampak kemarau panjang.

Melalui berbagai program kemanusiaan, BAZNAS Kabupaten Enrekang terus berupaya hadir di tengah masyarakat, memastikan dana ZIS yang dititipkan para muzaki dapat memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.

08/10/2026 | Kontributor: Media Center Baznas Enrekang
BAZNAS Enrekang Perkuat Sinergi Pengumpulan ZIS-DSKL Melalui Rapat Teknis Bersama Pemda Dan Bank Sulselbar

BAZNAS Kabupaten Enrekang bersama Pemerintah Daerah dan Bank Sulselbar menggelar Rapat Teknis dalam rangka memperkuat strategi, mekanisme, dan sistem pengumpulan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Enrekang, Rabu (7/10/2026), menjadi momentum untuk memperkuat pengumpulan ZIS-DSKL melalui UPZ di lingkungan perangkat daerah.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para pengurus unit pengumpulan zakat (UPZ) OPD dapat semakin memahami tugas dan fungsi dalam proses pengumpulan ZIS-DSKL di lingkungan masing-masing.

Penguatan pemahaman tersebut diharapkan dapat mendorong pengelolaan dan pengumpulan ZIS-DSKL yang lebih optimal, terarah, serta semakin memperkuat sinergi antara BAZNAS, Pemerintah Daerah dan Bank Sulselbar dalam mendukung pengelolaan zakat di Kabupaten Enrekang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat ekosistem pengumpulan ZIS-DSKL di Kabupaten Enrekang, sehingga manfaat zakat dapat semakin luas dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

07/10/2026 | Kontributor: Media Center Baznas Enrekang

Berita Terbaru

Tingkatkan Layanan Kesehatan Bagi Dhuafa, BAZNAS Enrekang Dirikan Klinik Kesehatan
Tingkatkan Layanan Kesehatan Bagi Dhuafa, BAZNAS Enrekang Dirikan Klinik Kesehatan
Dalam waktu dekat Baznas Enrekang akan memiliki klinik kesehatan. Klinik tersebut akan memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat Enrekang khususnya para Dhuafa. Saat ini Tim klinik kesehatan Baznas tengah melakukan pembenahan dan persiapan beberapa ruangan seperti ruang tunggu, registrasi, apotik, ruang pemeriksaan dan juga ruang istirahat bagi pasien. Ruang ini akan dibuat sebaik mungkin agar pasien merasa nyaman saat berkunjung memeriksakan sakit mereka. Ketua Baznas Enrekang, drh. H. Junwar menjelaskan klinik Baznas ini nantinya akan aktif berkunjung ke pelosok desa untuk mencari orang sakit. ” Kita satu Tim nanti mengunjungi desa-desa untuk mencari orang sakit, karena banyak orang sakit didesa yang tidak mau berobat ke Puskesmas dan rumah sakit karena banyak faktor salah satunya karena faktor edukasi dan mereka ragu tentang pembiayaan “. Ujar Junwar. Untuk itu Baznas Enrekang hadir memberikan pelayanan terbaik bagi orang-orang lemah. ”Jadi saya punya harapan kita memberikan pelayanan excellent lah kepada kaum Dhuafa yang memang masih banyak tersebar di pedesaan “. Tambahnya. Disamping mencari dan menjemput orang sakit, Tim ini juga akan melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang zakat dan lainnya. Tim ini akan dilengkapi dokter untuk melihat apakah pasien ini dibawa ke klinik atau cukup diobati dirumahnya saja. Baznas Enrekang bertekad meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terutama kaum Dhuafa dan salah satunya adalah di bidang kesehatan. Menurut Junwar jika aspek kesehatan ini sangat penting, karena jika masyarakat sehat dipastikan semua aspek sudah dapat berjalan dengan baik. Klinik kesehatan Baznas bertempat di lantai dasar kantor Baznas Enrekang. Kini sudah ada 2 orang dokter non ASN yang dipersiapkan oleh Baznas untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat Yang berobat ditempat ini. Selain 2 dokter umum, terdapat pula beberapa Nakes yaitu Bidan dan perawat. Sengaja Baznas mengontrak dokter non ASN agar mereka bisa fokus memberikan pelayanan terbaik. Junwar menjelaskan Tim klinik kesehatan Baznas tidak akan berjalan sendiri tetapi tetap berkoordinasi dengan Pustu, Puskesmas dan rumah sakit.
BERITA08/07/2022 | ilham
Taud Saqu Al Faruq Maiwa Gelar Wisuda Santri, Ketua Baznas Enrekang Selamati Orangtua Santri
Taud Saqu Al Faruq Maiwa Gelar Wisuda Santri, Ketua Baznas Enrekang Selamati Orangtua Santri
Taud Saqu Al Faruq Maiwa baru-baru ini menggelar Wisuda Santri. Taud Saqu Al Faruq Maiwa adalah satu diantara sekian banyak Taud Saqu yang tersebar di Enrekang binaan Baznas Enrekang. Ketua Baznas Enrekang, drh. H. Junwar menyampaikan kegembiraannya karena tahun ini Taud Saqu binaan Baznas Enrekang kembali melakukan wisuda santri. Itu artinya sekolah yang mengasuh anak-anak usia 3 sampai 5 tahun ini kembali melahirkan generasi Qurani yang cinta Al Qur’an . “Ada 3 orang yang akan saya beri ucapan selamat. Salah satunya orangtua Santri, karena bapak ibu telah memilih tempat yang tepat untuk putra putrinya yaitu di Tahfiz anak usia dini,” kata Junwar. “Terimakasih banyak kepada para orang tua yang telah memilih Taud Saqu sebagai tempat pendidikan awal bagi anak-anak kita”. Tambahnya. Mantan Kepala BKD Enrekang ini menjelaskan, anak usia 0 hingga 8 tahun adalah masa emas mereka untuk diberi bekal pendidikan yang baik terutama bekal pendidikan agama untuk menentukan arah hidup mereka kedepan. ” Jika fondasi anak kita suka bagus maka otomatis kehidupan mereka akan berjalan dengan baik. Disinilah kuncinya, di sekolah yang mendidik anak-anak kita dekat dan cinta dengan Al Qur’an “. Pungkasnya. Ketua Baznas Enrekang mengajak masyarakat untuk memasukkan anak-anak mereka pada sekolah yang banyak mengajarkan pendidikan agama. Orang tua harus selektif memasukkan anak mereka disekolah sejak dini. Di Taud Saqu binaan Baznas yang mengasuh anak pra TK ini bukan saja mendidik Santriwan Santriwati belajar agama seperti menghafal Al-Qur’an, Zikir dan doa-doa tetapi juga pendidikan umum terutama pendidikan karakter anak sejak dini. Para Ustazah adalah orang pilihan yang telah mendapatkan pendidikan khusus dan bersertifikat. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga didik, Baznas Enrekang setiap saat mengirim para Ustazah ini untuk mengikuti pelatihan selama 3 bulan di Bogor. Para Ustazah ini didik untuk mengasuh anak-anak usia dini yakni 3 sampai 5 tahun. Mereka para pendidik di Taud Saqu adalah guru-guru yang memiliki kompetensi, kualifikasi dan kemampuan yang luar biasa.
BERITA29/06/2022 | Ilham
Rumah Reot Serba Bambu di Desa Pana Dibantu BAZNAS Enrekang
Rumah Reot Serba Bambu di Desa Pana Dibantu BAZNAS Enrekang
Marinaja (70thn) warga dusun Pangrara desa Pana Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, puluhan tahun hidup sebatang kara bersama rumah reotnya yang gelap-gulita. Menyedihkan, melihat kondisi rumah Marinaja yang sangat kecil dan se-ukuran kasur (nomor-1) itupun tiang rumahnya hanya memakai 6 biji tiang bambu dengan ukuran kecil, dan dinding rumahnya juga memakai bambu campur papan, pokoknya serba Reot dan hampir rubuh, tentu dengan kondisi ini bisa saja mengancam nyawa ibu Marinaja ketika angin dan hujan datang. Apalagi Letak rumahnya diatas gunung dan jauh dari jangkauan tetangga, hidupnya pun juga serba pas-pasan, sedangkan mata pencaharian hanya mengandalkan bertani, itupun dirinya seorang perempuan dan sudah lanjut usia. Melihat kondisi ini dengan gerak cepat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Enrekang yang dibantu para UPZ setempat segera terjun ke lapangan dan langsung memberi santunan, rabu 22/06/2022. Adapun bantuan dana rumah layak huni yang diberikan berupa uang tunai sebanyak 10 juta rupiah, “kata pimpinan Baznas Enrekang, Kadir Lesang, di balik telpon selulernya. Saat menyerahkan bantuan pimpinan Baznas Enrekang, Kadir Lesang menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata yang datangnya dari para muzakki, yang berzakat di BAZNAS Enrekang. Semoga dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban ibu marinaja, serta rumahnya bisa segera menjadi rumah layak huni, “ujar Kadir Lesang
BERITA22/06/2022 | Ilham
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Enrekang.

Lihat Daftar Rekening →